Thailand Siap Luncurkan Wisata Ganja Medis Pertama di Asia Tenggara

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Dua kementerian di Thailand telah menyiapkan dasar untuk peluncuran wisata mariyuana atau ganja medis pertama di Asia Tenggara pada 2021. Keputusan itu dibuat setelah Thailand menuntaskan rancangan program untuk perkebunan ganja di seluruh negeri Gajah Putih.

Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand bersama Kementerian Pariwisata dan Olahraga mengatakan bahwa tujuan wisata ini adalah meningkatkan kesadaran tentang ganja untuk tujuan medis, serta menarik minat mereka yang ingin menanam tumbuhan tersebut asalkan mematuhi hukum Thailand.

Delapan provinsi di Thailand memiliki perkebunan yang dapat menjadi bagian dari wisata ganja medis ini, yakni provinsi Mae Hong Son, Lampang, Samut Songkhram, Sakon Nakhon, Nakhon Ratchasima, Buri Ram, Phatthalung, dan Chon Buri, ungkap Menteri Pariwisata dan Olahraga Thailand Phiphat Ratchakitprakarn.

"Pada tahap awal, program wisata tersebut akan bertujuan mengedukasi warga setempat yang ingin mendirikan usaha komunitas dan menjadi penanam mariyuana terotorisasi. Program ini akan merintis jalan untuk pemahaman mendasar tentang ganja maupun manfaat ekonominya," jelas Phiphat.

Sumber Pendapatan Baru

Ganja medis. (intcannabiscorp.com)
Ganja medis. (intcannabiscorp.com)

Departemen Pariwisata Thailand akan bekerja sama dengan Departemen Pengobatan Tradisional dan Alternatif Thailand dalam mempromosikan pariwisata medis, termasuk tumbuhan herbal dan mariyuana untuk pengobatan tradisional, papar Phiphat, seperti dilansir Xinhua, Rabu (16/12/2020).

Dia mengatakan, program wisata ganja medis ini dirancang untuk membantu warga setempat menciptakan sumber pendapatan baru dengan keahlian dan pengetahuan yang lebih baik tentang mariyuana dan pariwisata herbal.

Sebelumnya pada Agustus lalu, Kabinet Thailand menyetujui proposal amendemen Undang-Undang Narkotika untuk mengizinkan para praktisi medis swasta, termasuk praktisi penyembuhan tradisional, dan petani untuk menanam ganja guna pengobatan medis.

Negara Asia Tenggara Pertama Legalkan Ganja

Botol-botol minyak ganja hasil ekstraksi ditampilkan saat konferensi pers di Kementerian Kesehatan Thailand, Bangkok, Rabu (7/8/2019). Laman CNN menulis, sekitar 10 ribu botol ganja medis siap didistribusikan ke sejumlah rumah sakit pemerintah di Thailand. (AP Photo/Sakchai Lalit)
Botol-botol minyak ganja hasil ekstraksi ditampilkan saat konferensi pers di Kementerian Kesehatan Thailand, Bangkok, Rabu (7/8/2019). Laman CNN menulis, sekitar 10 ribu botol ganja medis siap didistribusikan ke sejumlah rumah sakit pemerintah di Thailand. (AP Photo/Sakchai Lalit)

Perkembangan ini menyusul legalisasi terkontrol mariyuana pada 2018 lalu, yang menjadikan Thailand negara pertama di Asia Tenggara yang mengizinkan badan-badan negara atau para pencari izin untuk menanam ganja sesuai dengan regulasi badan pemerintahan.

Namun demikian, kepolisian Thailand telah memperingatkan bahwa penggunaan ganja untuk tujuan rekreasional masih tetap dilarang di negara tersebut.

Pemerintah Thailand akan menggelar pameran ganja di Provinsi Buri Ram, Thailand timur laut, pada Oktober 2021.

Saksikan video pilihan di bawah ini: