Thiago Silva Kecewa PSG Datangkan Sergio Ramos

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pesepak bola asal Brasil Thiago Silva telah Paris Saint-Germain (PSG) pada 2020 lalu. Sebagai penggantinya, klub Ligue 1 tersebut memboyong bintang Spanyol Sergio Ramos.

Silva mengaku keputusan Le Parisien untuk mengontrak Ramos telah membuatnya benar-benar sedih. Pasalnya, ia tak ditawari kesepakatan seperti Ramos, meski usia keduanya hampir sama.

Mantan kapten Real Madrid tersebut menjadi satu dari sejumlah pemain papan atas yang didatangkan ke Parc des Princes musim panas ini. Hal itu merupakan bagian dari upaya PSG untuk tampil sukses pada musim baru.

Silva, yang memasuki tahun keduanya bersama Chelsea, mengaku dirinya tak memiliki masalah dengan Ramos. Meski demikian, keputusan klub untuk menandatangani pemain asal Spanyol tersebut melukai dirinya, yang telah membela PSG untuk jangka waktu panjang.

“Saya tidak menentang Sergio Ramos, tetapi Sergio, ketika ditawari kontrak dua tahun (oleh PSG), memiliki usia yang sama dengan saya tahun lalu,” katanya tersebut kepada ESPN Brazil.

vidio:Thiago Silva, Chelsea

Benar-Benar Sedih

Thiago Silva (36 tahun) - Pemain asal Brasil ini menjadi rekrutan anyar Chelsea pada bursa transfer musim lalu. Chelsea mendatangkan Silva dengan harapan bisa menjadi solusi kelemahan lini pertahanan The Blues. (AFP/Michael Regan/pool)
Thiago Silva (36 tahun) - Pemain asal Brasil ini menjadi rekrutan anyar Chelsea pada bursa transfer musim lalu. Chelsea mendatangkan Silva dengan harapan bisa menjadi solusi kelemahan lini pertahanan The Blues. (AFP/Michael Regan/pool)

Kejadian tersebut rupanya membuat pemain berusia 36 tahun itu benar-benar sedih karena merasa tidak berkontribusi apa pun bagi PSG.

“Itu membuat saya benar-benar sedih. Saya belum membicarakannya kepada siapa pun karena hal itu membuat saya sedih (dan) saya merasa tidak melakukan apa pun untuk klub,” ujar bek Chelsea tersebut.

“Kepergian saya memang seperti halaman yang sudah dibalik, tetapi pada saat yang sama, saya banyak berpikir, saya banyak merenungkan semua yang telah yang terjadi. Saya pikir, ada hal lain yang bisa saya lakukan,” sambungnya.

Delapan Tahun di PSG

Thiago Silva. Bek tengah berusia 36 tahun ini hijrah ke Chelsea pada awal musim lalu dan langsung meraih trofi Liga Champions bersama The Blues. Total 8 musim di PSG, ia tampil dalam 315 laga dengan mencetak 17 gol dan mengoleksi 7 gelar Ligue 1. (Foto: AFP/Franck Fife)
Thiago Silva. Bek tengah berusia 36 tahun ini hijrah ke Chelsea pada awal musim lalu dan langsung meraih trofi Liga Champions bersama The Blues. Total 8 musim di PSG, ia tampil dalam 315 laga dengan mencetak 17 gol dan mengoleksi 7 gelar Ligue 1. (Foto: AFP/Franck Fife)

Silva memang berada di Parc des Princes untuk waktu yang lama. Ia tercatat telah menghabiskan delapan musim untuk membela Paris Saint-Germain. Hal inilah yang juga membuat Silva kecewa pada mantan klubnya.

“Bukan delapan hari atau delapan bulan yang saya habiskan bersama PSG. Itu adalah delapan tahun, dengan banyak kemenangan, banyak usaha untuk membuat perubahan dan menempatkan PSG di levelnya saat ini,” tutur Silva seperti dikutip dari Goal.com.

“Saya ingin PSG menang karena klub itu memang pantas mendapat penghormatan. Akan tetapi, mengingat hal yang terjadi, saya memiliki perasaan sedih dan saya merasa hal itu bisa dilakukan dengan cara berbeda,” pungkasnya.

Berkembang di Chelsea

Kepergian Silva dari PSG mungkin masih menyisakan perasaan sedih bagi pemain asal Brasil tersebut. Meski demikian, melansir Goal.com, ia telah berkembang dalam perannya di The Blues. Ia tercatat sukse membantu timnya meraih gelar juara Liga Champions musim 2020/21.

Bek tengah tersebut bahkan dihadiahi perpanjangan satu tahun hingga akhir musim 2021/22, meski jumlah pertandingan yang akan ia lakoni masih harus dilihat, mengingat cedera yang sempat dialaminya.

Penulis: Melinda Indrasari

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel