Thomas Doll, Sang Nakhoda Baru Persija: Pelatih Kaliber Liga Champions dan Liga Europa, Bergelimang Gelar di Hungaria

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Sisi gelap memang lebih banyak menghantui karier kepelatihan Thomas Doll dalam beberapa tahun terakhir. Namun, nakhoda baru Persija Jakarta itu punya rekam jejak sebagai arsitek berkaliber Liga Champions dan Liga Europa.

Jauh sebelum dipecat klub Siprus, APOEL FC dan degradasi dari Bundesliga bersama Hannover 96, pria asal Jerman itu pernah merasakan persaingan di dua turnamen antarklub paling elite di Eropa itu.

Berdasarkan data Transfermarkt, turnamen antarklub Eropa pertama yang dicicipi Thomas Doll adalah Piala Intertoto 2005 bersama Hamburg SV. Dia mampu membawa tim berjuluk Die Rothosen itu ke babak final untuk lolos ke Piala UEFA.

Piala Intertoto telah dihapus oleh UEFA sejak 2008 dan UEFA mengubah nama Piala UEFA menjadi Liga Europa.

Tangan dingin Thomas Doll berhasil mengantar Hamburg hingga babak 16 besar Piala UEFA 2005/2006. Die Rothosen hanya kalah karena aturan gol tandang dari klub Rumania, Rapid Bucuresti setelah bermain 3-3 secara agregat.

Masih pada musim yang sama, racikan Thomas Doll begitu paten untuk Hamburg di kompetisi domestik. Rafael van der Vaart dkk. bercokol di posisi ketiga Bundesliga dan berhak dengan tiket babak Kualifikasi Liga Champions Asia 2006/2007.

Kali ini, Hamburg menang melalui aturan gol tandang. Die Rothosen melaju ke penyisihan grup Liga Champions setelah setelah bermain 1-1 melawan Osasuna di kualifikasi ketiga.

Namun, Hamburg gagal bersaing di babak penyisihan Liga Champions. Tergabung di Grup G bersama Arsenal, Porto, dan CSKA Moskow, klub peraih enam gelar Bundesliga itu hanya menjadi bulan-bulanan lawan.

Armada Thomas Doll tersingkir di babak penyisihan akibat terbenam di dasar klasemen Grup G dengan satu poin dari enam pertandingan.

Jaya di Ferencvaros

<p>Pelatih baru Persija Jakarta, Thomas Doll.</p>

Pelatih baru Persija Jakarta, Thomas Doll.

Ketika kiprahnya bersama Hamburg berakhir pada Februari 2007, Thomas Doll sempat melatih Borussia Dortmund pada 2007-2008, klub Turki Genclerbirligi pada 2009-2020, dan ti Arab Saudi Al-Hilal pada 2011-2012.

Thomas Doll kembali berkancah di turnamen antarklub Eropa kala menukangi kesebelasan Hungaria, Ferencvaros pada 2013-2018.

Periode keemasan Thomas Doll sebagai pelatih terjadi di Ferencvaros. Arsitek berusia 56 tahun itu berhasil memenangi Liga Hungaria pada 2015/2016, Piala Hungaria pada 2014/2015, 2015/2016, dan 2016/2017, Piala Liga Hungaria pada 2014/2015, dan Piala Super Hungaria pada 2015.

Thomas Doll mengantar Ferencvaros ke Kualifikasi Liga Europa selama dua musim berturut-turut pada 2014/2015 dan 2015/2016, namun gagal melangkah ke penyisihan.

Berkat menjadi juara Liga Hungaria 2015/2016, Ferencvaros mampu melenggang ke ronde kedua Kualifikasi Liga Champions 2016/2017.

Namun, perjalanan Ferencvaros sangat kilat di Liga Champions. Kesebelasan dengan sebutan lain Green Eagles itu gugur di putaran ketiga kualifikasi setelah kalah 1-3 lewat adu penalti dari klub Albania, FK Partizani setelah bermain bermain imbang 2-2 secara agregat.

Ferencvaros kembali lolos ke Kualifikasi Liga Europa dalam dua musim beruntun pada 2017/2018 dan 2018/2019. Sialnya, Green Eagles juga tidak mampu melangkah ke babak penyisihan.

Moncer di Liga Europa bersama APOEL FC.

<p>Pelatih baru Persija Jakarta, Thomas Doll.</p>

Pelatih baru Persija Jakarta, Thomas Doll.

Kejuaraan antarklub Eropa terakhir yang dijalani Thomas Doll adalah Liga Europa 2019/2020 bersama klub Siprus, APOEL FC.

Sebagai juara Liga Siprus 2018/2019, APOEL FC berhak lolos ke Kualifikasi Liga Champions 2019/2020. Namun, laju pasukan Thomas Doll terhenti di babak play-off setelah kalah agregat 0-2 dari Ajax Amsterdam.

Padahal, APOEL FC tinggal selangkah lagi untuk lolos ke penyisihan grup Liga Champions jika mampu menyingkirkan Ajax.

Lantaran tereliminasi di play-off, APOEL FC masih berhak untuk bermain di Liga Europa pada musim yang sama. Tim berjuluk Τhrylos itu tergabung di Grup A bersama Sevilla, Quarabag FK, dan F91 Dudelange.

Celaka bagi Thomas Doll, ia dipecat pada Desember 2019 akibat APOEL FC keteteran di Liga Siprus namun berpeluang besar bersaing di Liga Europa.

Beberapa hari setelah Thomas Doll didepak, APOEL FC mampu menjadi runner-up Grup A dan melangkah ke 32 besar Liga Europa sebelum disingkirkan Basel dengan agregat 0-4.

Kiprah Thomas Doll di Turnamen Antarklub Eropa

<p>Pelatih baru Persija Jakarta, Thomas Doll.</p>

Pelatih baru Persija Jakarta, Thomas Doll.

2005: Piala Intertoto bersama Hamburg SV

2005/2006: Piala UEFA bersama Hamburg SV

2006/2007: Liga Champions bersama Hamburg SV

2014/2015: Kualifikasi Liga Europa bersama Ferencvaros

2015/2016: Kualifikasi Liga Europa bersama Ferencvaros

2016/2017: Kualifikasi Liga Champions bersama Ferencvaros

2017/2018: Kualifikasi Liga Europa bersama Ferencvaros

2018/2019: Kualifikasi Liga Europa bersama Ferencvaros

2019/2020: Kualifikasi Liga Champions Asia dan Liga Europa bersama APOEL FC

Sumber: Transfermarkt

Persija Umumkan Thomas Doll

Posisi Persija di Musim Lalu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel