THR Bakal Bantu Tingkatkan Konsumsi Masyarakat saat Ramadan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah memastikan untuk memberikan THR di 2021 penuh pada para Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS. Hal itu juga berlaku bagi perusahaan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menegaskan, kelancaran pembayaran THR ini bisa membantu pemulihan ekonomi.

Dia mencontohkan, meningkatkanya konsumsi rumah tangga dengan adanya THR, diperkirakan uang beredar di masyarakat akan bertambah Rp 215 triliun

"Salah satu untuk mendorong konsumsi menjelang lebaran adalah pemberian THR kepada karyawan. Ini disampaikan, sudah waktunya pihak swasta memberikan THR karena berbagai kegiatan sudah diberikan," ujar Airlangga seperti ditulis, Kamis (8/4/2021).

Pemerintah sendiri telah menggelontorkan banyak stimulus untuk dunia usaha. Airlangga mencontohkan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) di awal tahun. Kemudian, pemerintah juga menanggung PPN pembelian properti.

Dampak dari kebijakan ini, katanya, ialah terciptanya peningkatan penjualan baik di sektor otomotif maupun properti. Oleh karenanya, tidak ada alasan bagi perusahaan untuk tidak membayar THR karyawannya.

"Pemerintah mendorong agar perusahaan itu membayar THR karena pemerintah sudah memberikan fasilitas, PPnBM, PPN," ujarnya.

Susun Aturan THR 2021, Kemnaker Libatkan Pengusaha dan Pekerja

Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah.(Ist)
Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah.(Ist)

Pemerintah melalui Kementerian Keternagakerjaan (Kemnaker) tengah menyiapkan aturan terkait Tunjangan Hari Raya (THR) 2021. Kemnaker pun memastikan melibatkan unsur pekerja dalam menyusunan aturan ini.

"Kita sedang mematangkan pilihan kebijakan yang akan diambil (terkait THR 2021)dengan mengkomunikasikan dengan pihak-pihak pengusaha dan pekerja," kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi kepada Liputan6.com, dikutip Senin (5/4/2021).

Sementara itu, terkait keinginan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto agar pengusaha membayar THR 2021 ini secara penuh alias tidak dicicil, Anwar Sanusi mengungkapkan apa yang menjadi keinginan Menko Airlangga akan tetap diperhatikan dalam menyiapkan aturan THR Lebaran 2021 ini.

"Tentunya apa yang disampaikan Pak Menko (terkait THR) menjadi bahan pertimbangan kami," kata dia.

Aturan THR ini sendiri ditargetkan bisa diterbitkan sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

"Kita harapkan sebelum puasa (Ramadan) sudah bisa kita terbitkan (aturan THR)," tutup dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: