Throwback, Ketika Windy Cantika Aisyah Memecahkan Rekor Dunia

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Windy Cantika Aisyah merupakan salah satu atlet Indonesia yang akan turut serta bertanding di ajang Olimpiade Tokyo 2020 mendatang.

Atlet kelahiran Bandung, 19 tahun lalu tersebut sebelumnya menghadapi berbagai kejuaraan yang dilaluinya untuk dapat lolos ke Olimpiade.

Ia berhasil lolos kualifikasi Olimpiade 2020 setelah memenangkan medali perunggu di ajang IWF Junior World Championship di Uzbekistan pada Mei 2021 kemarin.

Lalu apa saja kejuaraan-kejuaraan yang Windy Cantika Aisyah ikuti dalam proses perjuangannya mendapatkan tiket Olimpiade 2020? Yuk disimak selengkapnya.

Kejuaraan Asia 2019 di China

Lifter Windy Aisyah bersiap melakukan angkatan saat SEA Games 2019 cabang angkat besi nomor 49 kg di Stadion Rizal Memorial, Manila, Minggu (1/12). Dirinya meraih emas dengan total angkatan 104 kg. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Lifter Windy Aisyah bersiap melakukan angkatan saat SEA Games 2019 cabang angkat besi nomor 49 kg di Stadion Rizal Memorial, Manila, Minggu (1/12). Dirinya meraih emas dengan total angkatan 104 kg. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pertandingan pertama yang ia lakoni dalam perjalanannya untuk mendapatkan tiket ke Olimpiade Tokyo adalah Kejuaraan Asia, yang diselenggarakan pada 2019 kemarin di China.

Pertandingan tersebut diselenggarakan di Ningbo, China pada 18 sampai 28 April 2019 dan diikuti oleh 214 atlet dari 27 negara.

Saat itu, ia tampil dalam jenis pertandingan snatch dan clean and jerk. Ia berhasil menorehkan catatan dengan total angkatan sebesar 177 kg dimana 80 kg berasal dari snatch dan 97 kg berasal dari clean and jerk.

Seperti diketahui, Kejuaraan Asia termasuk kedalam salah satu perhitungan poin kualifikasi Olimpiade.

Kejuaraan Angkat Berat Dunia Junior 2019 di Fiji

Indonesia Kirim 9 Atlet ke Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior
Indonesia Kirim 9 Atlet ke Kejuaraan Dunia Angkat Besi Junior

Pertandingan selanjutnya yang diikuti Windy Cantika Aisyah adalah Kejuaraan Angkat Berat Dunia Junior pada 2019.

Dalam kejuaraan yang digelar di ibukota Fiji, Suva itu, ia berhasil memecahkan youth world record dalam kategori snatch serta clean and jerk.

Saat itu, ia berhasil mendapatkan catatan nilai snatch sebesar 81 kg, clean and jerk sebesar 98 kg, dan total angkatan sebesar 179 kg. Ia berhasil memecahkan rekor dunia junior atas namanya sendiri, setelah sebelumnya menorehkan catatan sebesar 177 kg pada ajang Kejuaraan Asia di China.

Di ajang itu, ia menjadi runner - up dimana ia hanya terpaut 12 kg dari Zhao Jinhong, Lifter asal China.

Kejuaraan Angkat Berat Dunia 2019 di Thailand

Lifter Windy Aisyah sikap hormat saat naik podium usai mendapatkan medali emas SEA Games 2019 cabang angkat besi nomor 49 kg di Stadion Rizal Memorial, Manila, Minggu (1/12). Dirinya meraih emas dengan total angkatan 104 kg. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Lifter Windy Aisyah sikap hormat saat naik podium usai mendapatkan medali emas SEA Games 2019 cabang angkat besi nomor 49 kg di Stadion Rizal Memorial, Manila, Minggu (1/12). Dirinya meraih emas dengan total angkatan 104 kg. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Tak puas dengan hasilnya di Kejuaraan Angkat Berat Dunia Junior 2019 di Fiji, ia lantas membuktikan dirinya dengan catatan total angkatan sebesar 182 kg.

Total angkatan tersebut terdiri dari 82 kg snatch dan 100 kg clean and jerk.

Saat itu, ia memang tidak memenangkan medali. Namun ajang tersebut berhasil memecahkan rekor atas dirinya sendiri dari ajang-ajang sebelumnya.

Seperti diketahui, saat itu medali yang diperoleh oleh Indonesia diraih oleh Lisa Setiawati dan Eko Yuli Irawan.

Kejuaraan Asia Junior 2019 di Korea Utara

Lifter Windy Aisyah mengibarkan bendera usai mendapatkan medali emas SEA Games 2019 cabang angkat besi nomor 49 kg di Stadion Rizal Memorial, Manila, Minggu (1/12/2019). Windy Aisyah meraih emas dengan total angkatan 104 kg. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Lifter Windy Aisyah mengibarkan bendera usai mendapatkan medali emas SEA Games 2019 cabang angkat besi nomor 49 kg di Stadion Rizal Memorial, Manila, Minggu (1/12/2019). Windy Aisyah meraih emas dengan total angkatan 104 kg. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pada ajang Kejuaraan Asia Junior yang dilaksanakan di ibukota Korea Utara, Pyongyang, Windy kembali berhasil memecahkan rekornya.

Ia memperoleh total angkatan sebesar 186 kg di mana snatch sebesar 84 kg dan clean and jerk sebesar 102 kg. Pada ajang tersebut, ia memperoleh satu medali emas dan dua perak di kelas 49 kg.

Tidak hanya itu, ia berhasil mencetak rekor kategori youth dari rekor sebelumnya saat di China.

SEA Games 2019 di Filipina

Lifter Aisyah Windy melakukan angkatan saat SEA Games 2019 cabang angkat besi nomor 49 kg di Stadion Rizal Memorial, Manila, Minggu (1/12). Dirinya meraih emas dengan total angkatan 104 kg. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Lifter Aisyah Windy melakukan angkatan saat SEA Games 2019 cabang angkat besi nomor 49 kg di Stadion Rizal Memorial, Manila, Minggu (1/12). Dirinya meraih emas dengan total angkatan 104 kg. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Puncak prestasi yang diraih Windy Cantika adalah di ajang SEA Games 2019. Ia berhasil meraih medali emas di kelas 49 kg putri.

Ia mendapatkan medali emas setelah ia berhasil mendapatkan total angkatan sebesar 190 kg dimana 86 kg berasal dari snatch dan dan 104 kg berasal dari clean and jerk.

Windy berhasil mengalahkan Pyae Pyae Phyo dari Myanmar dan Ngo Thi Quyen dari Vietnam. Hal tersebut juga berhasil memecahkan rekor dunia di kelas 49 kg junior.

Kejuaraan Angkat Berat Dunia Junior 2020 dan Kejuaraan Angkat Berat Dunia 2021 di Uzbekistan

Atlet angkat besi putri Indonesia, Windy Cantika Aisah. (Ist)
Atlet angkat besi putri Indonesia, Windy Cantika Aisah. (Ist)

Windy Cantika dinyatakan lolos tiket Olimpiade setelah mengikuti Ajang Kejuaraan Angkat Berat yang diselenggarakan di Tashkent, Uzbekistan.

Lifter wanita ini berhasil mendapatkan medali emas pada ajang junior dan medali perunggu pada level senior.

Di kelas junior, ia berhasil menorehkan catatan sebesar 191 kg secara total, di mana 86 kg berasal dari snatch dan 105 kg berasal dari clean and jerk.

Sedangkan pada kelas senior, ia mencatat angkatan total sebesar 189 kg secara total, di mana 87 kg berasal dari snatch dan 102 berasal dari clean and jerk.

Itulah perjalanan panjang Windy Cantika Aisyah dalam mendapatkan tiket Olimpiade Tokyo.

Dukung Windy Cantika Aisyah bertanding dengan menyaksikan live streaming Olimpiade Tokyo 2020 gratis melalui aplikasi Vidio.

Sumber: Antara

Penulis: Andrya Nabil (Vidio)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel