Tiap Berhubungan Badan Selalu Dianiaya, Seorang Istri di Aceh Lapor Suami ke Polisi

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi menangkap seorang pria di Banda Aceh inisial I (41) karena diduga menganiaya istrinya AT (49). Pria itu disebut kerap melakukan kekerasan saat berhubungan badan dengan sang istri.

Bahkan, dia turut merekam pakai ponsel adegan berhubungan badan yang disertai kekerasan itu.

"Kekerasan seksual yang dialami korban terjadi sejak Juli hingga Oktober 2022 lalu. Pelaku memaksa istrinya berhubungan badan yang disertai penganiayaan," kata Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Fadillah Aditiya Pratama, Selasa (15/11).

Fadhillah menyebut, kekerasan seksual itu dilakukan pelaku kepada istrinya di rumah kontrakan mereka di Kecamatan Baiturrahman.

Lantaran sudah tidak tahan menghadapi perbuatan sang suami, korban melapor ke kepolisian. Setelah diselidiki, pelaku akhirnya ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polresta Banda Aceh.

Polisi turut menyita barang bukti satu unit ponsel milik pelaku. Berdasarkan keterangan awal, sebut Fadhillah, ia merekam aksi berhubungan badan disertai kekerasan tersebut hanya untuk konsumsi pribadi.

"Tapi kami masih mendalami motif pelaku menganiaya istrinya saat berhubungan badan itu. Saat ini pelaku ditahan di Polresta Banda Aceh," ujarnya.

Kompol Fadhillah menyebut, pelaku I bakal dijerat dengan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga serta kekerasan seksual sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf (b) jo pasal 13 jo Pasal 14 ayat 1 huruf (a) jo Pasal 15 ayat (1) huruf (a), (e), (i) dan (m) UU RI Nomor 12 tahun 2002 tentang tindak pidana kekerasan seksual jo Pasal 44 ayat (1) UU RI Nomor 23 tahun 2004 tentang KDRT jo Pasal 351 KUHP.

"Ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara dan ditambah sepertiga dari hukuman pokok karena dilakukan dalam lingkup keluarga," pungkasnya. [cob]