Tiap Orang Wajib Tahu, Ini Alasan Anda Tak Boleh Lupakan Pasangan Jika Sudah Punya Anak

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - 77 persen orangtua mengatakan mereka lebih bahagia dan puas sejak memiliki anak.

Pada saat yang sama, rata-rata orangtua tidak pernah berkencan romantis selama lebih dari tiga tahun dan hal yang paling dirindukan orang tua tentang kehidupan sebelum anak-anak menghabiskan waktu berkualitas dengan pasangannya.

Jelas bahwa di sebagian besar pernikahan, begitu anak-anak lahir, pasangan melupakan diri mereka sendiri dan satu sama lain, berpikir bahwa mereka perlu memberikan perhatian penuh kepada anak-anak mereka.

Melansir Bright Side, Jumat (11/6/2021) inilah alasan Anda harus tetap mengutamakan pasangan, dibandingkan anak-anak:

Fondasi hubungan dengan pasangan semakin baik

Ilustrasi Pasangan Suami Istri Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Pasangan Suami Istri Credit: pexels.com/pixabay

Dengan berusaha saat merencanakan atau benar-benar menghabiskan waktu bersama, Anda menunjukkan kepada pasangan bahwa Anda benar-benar peduli dengan mereka dan pernikahan. Ini adalah hal-hal kecil yang membuat perbedaan terbesar.

Menjaga percikan tetap hidup akan menghentikan Anda berdua dari menjadi teman sekamar, bukan kekasih, dan akan membuat perahu pernikahan tetap hidup.

Anak pada akhirnya akan tinggal secara mandiri

Ilustrasi Keluarga Muslim Credit: pexels.com/mentatdgt
Ilustrasi Keluarga Muslim Credit: pexels.com/mentatdgt

Pasangan Anda ada di sana jauh sebelum anak-anak Anda ada, dan mereka akan ada di sana setelah anak-anak hidup mandiri.

Jika Anda menghabiskan seluruh hidup memprioritaskan anak-anak dan, di sepanjang jalan, melupakan kebutuhan pasangan, ketika anak-anak meninggalkan rumah, Anda mungkin bertanya-tanya apa yang terjadi.

Anak-anak Anda ada karena pernikahan, bukan sebaliknya.

Reporter: Lianna Leticia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel