Tiba di Amerika, Anak Tasya Kamila Panik Lihat Keramaian dan Jatuh Sakit

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tasya Kamila sedang berada di Amerika Serikat. Dia berada di sana untuk mengantar suaminya, Randi Bachtiar melanjutkan kuliah S2 di Columbia University.

Setibanya di New York, Tasya Kamila menceritakan prosedur penerapan protokol kesehatan di sana bagi para turis seperti dirinya. Tasya menyebut, tak ada karantina mandiri.

"Sampai New York nggak ada karantina mandiri kok. Paling mahasiswa kayak Randi sebelum bisa masuk lingkungan kampus harus nunjukin hasil PCR H+3 kedatangan di USA," tulis pemilik nama lengkap Shafa Tasya Kamila di Instagramnya, Selasa (24/8/2021).

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Takut Lihat Keramaian

[Foto: Instagram Tasya Kamila]
[Foto: Instagram Tasya Kamila]

Mantan artis cilik ini lalu menceritakan kondisi sang buah hati, Arrasya Wardhana Bachtiar, saat tiba di New York. Ia bercerita bahwa sang anak tak mau pergi keluar hotel.

"Susah banget ngajak dia pergi, maunya di hotel doang, tapi keluar kamar nangis-nangis dulu. Di jalanan dia panikk lihat orang lalu lalang, mobil klakson-klakson, ada truk gede-gede. Haduu dasar anak pandemi," terangnya.

Alami Demam

[Foto: Instagram Tasya Kamila]
[Foto: Instagram Tasya Kamila]

Malam harinya, Arrasya ternyata sakit. Suhu tubuhnya meningkat hingga menyentuh angka 39,6 derajat. Kondisi ini tentu membuat Tasya sangat khawatir.

"Huhu kasihan Arr dari semalam demam. Nggak ada gejala apa-apa sih selain bentol-bentol alergi denu. Beginilah kalau bawa anak, ada aja deh yang bikin deg-degan. Sekarang dipantau dulu sambil laporan ke dokternya di Jakarta. Semoga besok sudah nggak demam lagi ya, Nak," tulisnya.

Mohon Doa

Meski sedang demam, Tasya Kamila tetap bersyukur karena sang anak masih aktif. "Masih ceria, mau makan dan minum. jadi dipantau dulu. Doakan Arr sehat-sehat yaa," tutupnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel