Tiba di Mabes Polri, Irjen Ferdy Sambo Jalani Pemeriksaan Keempat Kasus Brigadir J

Merdeka.com - Merdeka.com - Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo menghadiri pemeriksaan Bareskrim Polri atas laporan dari keluarga Brigadir J. Ferdy Sambo tiba di Mabes Polri pukul 10.00 WIB.

Ferdy mengaku telah memenuhi panggilan keempat kepolisian terkait insiden baku tembak anak buahnya yang menewaskan Brigadir J.

"Hari ini saya hadir memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri, pemeriksaan keempat saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik polres, Polda Metro dan sekarang keempat di Bareskrim Polri," kata Ferdy di Mabes Polri, Kamis (4/8).

Dalam kesempatan tersebut, Ferdy juga menyampaikan permintaan maaf kepada institusi Polri karena kegaduhan kasus penembakan anak buah di rumah dinasnya, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"Saya juga ingin sampaikan permohonan kepada institusi terkait peristiwa yang terjadi di rumah dinas saya di Duren Tiga, saya selaku ciptaaan tuhan minta maaf kepada institusi Polri," ujar Ferdy.

Ferdy mengucapkan, belasungkawa atas meninggalnya Brigadir J. Dia berharap keluarga Brigadir J diberi ketabahan dan kekuatan.

"Saya juga sampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir J. Semoga keluarga diberi kekuatan," tutup Ferdy.

Sebelumnya, Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi menggelar konferensi pers terkait perkembangan kasus Brigadir J di Gedung Bareskrim Polri. Brigjen Andi Rian mengungkapkan penyidik menetapkan Bharada E sebagai tersangka kasus penembakan di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

"Penyidik menetapkan Bharada E sebagai tersangka dengan sangkaan Pasal 338 KUHP jo 55 dan 56 KUHP," ujar Brigjen Andi Rian di Gedung Bareskrim Polri, Rabu (3/8).

Brigadir E adalah polisi yang terlibat adu tembak di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo. Akibatnya, Brigadir J meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan, Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengakui jika terjadi insiden baku tembak yang menewaskan Brigadir J di rumah tersebut. Hal itu diketahui dari pengakuan Bharada E saat diperiksa Komnas HAM.

Sekedar informasi jika kasus baku tembak yang terjadi di rumah singgah Irjen Ferdy Sambo pada Jumat (8/7) pukul 17.00 WIB. Turut melibatkan Brigadir J yang tewas akibat tembakan dari Bharada E.

Adapun baku tembak itu ditengarai adanya dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J kepada istri Irjen Pol Ferdy Sambo. Untuk saat ini kasus yang ditangani Polda Metro Jaya berkaitan dugaan pelecehan, dan pengancaman terhadap Istri Ferdy Sambo telah ditarik ke Bareskrim Polri

Alhasil, kini Bareskrim Polri turut mengusut tiga kasus dengan tambahan kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang dilaporkan kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak. Di mana ketiga kasus ini telah dinyatakan naik penyidikan. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel