Tiba di AS, Menlu Retno Pastikan Indonesia Terlibat dalam Penyediaan Pasokan Vaksin COVID-19 Global

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menlu Retno Marsudi telah tiba di Amerika Serikat pada Kamis (16/9) dalam rangka kunjungan kerja terkait penyediaan pasokan vaksin COVID-19 global.

"Saat ini saya sendiri berada di Amerika Serikat untuk melakukan kunjungan kerja ke Los Angeles dan Houston, bertemu dengan sejumlah perusahaan pengembang vaksin dan teknologi vaksin multi platform," ujarnya dalam press briefing ketika vaksin dar AS tiba (17/9).

Menlu Retno menyampaikan bahwa perjalanannya tersebut merupakan salah satu upaya untuk mencapai target penyediaan pasokan vaksin nasional yang ditetakpan oleh Presiden Jokowi.

Maka dari itu, ia menyatakan kesiapan Indonesia untuk Indonesia bekerja sama dengan negara dan pihak manapun untuk mengamankan pasokan vaksin COVID-19 nasional dalam jangka pendek dan mengembangkan produksi vaksin lokal untuk jangka panjang.

"Kunjungan ini adalah tindak lanjut kunjungan saya Agustus lalu ke Washington DC di mana AS dan Indonesia siap kerja sama untuk memperkuat ketahanan kesehatan nasional,"

"Berbagai penjajakan kerja sama ini juga bertujuan untuk membangun kemandirian industri kesehatan Indonesia," katanya lagi.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Upaya Dose-Sharing

Vaksin COVID-19 Pfizer sumbangan dari AS telah tiba di Badara Soekarno Hatta, Jakarta, Indonesia, (17/9/2021). (Youtube/Sekretariat Presiden)
Vaksin COVID-19 Pfizer sumbangan dari AS telah tiba di Badara Soekarno Hatta, Jakarta, Indonesia, (17/9/2021). (Youtube/Sekretariat Presiden)

Indonesia telah menerima dukungan dose-sharing vaksin Pfizer dari Pemerintah AS, yaitu sebesar 2.632.500 dosis melalui jalur COVAX Facility, yang masing-masing dikirim dalama dua tahap, yaitu pada tanggal 16 September sejumlah 877.500 dan pada tanggal 17 September 1.755.000 dosis.

Pengiriman ini merupakan bagian dari 4.644.900 dosis tambahan melalui dose-sharing mechanism Pemerintah AS.

Menurut rencana, tahap ketiga sebesar 1.140.750 dosis akan tiba 19 September dan tahap keempat sebesar 871.650 akan tiba 23 September.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel