Tiba di Sentani, Jokowi Disambut Emak-Emak Mengadu Masalah Lahan Sekolahan

Merdeka.com - Merdeka.com - Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Iriana Jokowi di Kantor Pos Sentani, Kabupaten Jayapura, disambut sekelompok orang yang terdiri dari para orang tua dan siswa SMP Negeri 1 Sentani.

Mereka berteriak memanggil 'Pak Jokowi, Pak Jokowi, Presiden Kami. tolong bantu kami, Pak,' teriak massa yang diadang ketat anggota Paspampres dan pengamanan lokal.

Sembari membawa pamflet bertulis 'Kami Capek Menumpang' dan 'Mohon Bantu Kami'. Rupanya para orang tua dan para pelajar itu mengeluh soal nasib sekolah mereka yang sudah dipalang oleh pemilik hak ulayat setempat sejak dua tahun lalu.

Tidak lama kemudian, pihak protokoler kepresidenan mempersilakan tiga orang tua siswa untuk berbicara dengan Jokowi guna menyampaikan keluh kesahnya.

Menurut Rina, salah satu ibu dari orang tua siswa usai berbincang dengan Jokowi, mengatakan, bahwa presiden mengaku akan membantu pembayaran hak ulayat lahan SMP Negeri 1 Sentani, Kabupaten Jayapura, senilai kurang lebih Rp3 miliar.

"Dari hasil pembicaraan tadi dengan Bapak Presiden, beliau mengaku siap membantu pembayaran hak ulayat. Nanti mekanismenya diatur," ucapnya dengan nada penuh haru.

Rina tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya usai bertemu dengan Jokowi. Menurut dia, ini adalah momen berharga untuk memperjuangkan hak-hak anaknya untuk bisa mengenyam pendidikan secara layak dan normal.

"Bayangkan hampir dua tahun anak-anak kami numpang belajar di sekolah lain karena gedung sekolahnya dipalang pemilik hak ulayat," tutur Rina.

"Kami bersyukur dengan kebaikan Bapak Presiden Jokowi mau membantu kami," ucapnya lagi. [cob]