Tidak Datang saat Diundang, Ratusan Warga Tangsel Batal Dapat BLT

Merdeka.com - Merdeka.com - Sekitar 600-an warga Kota Tangerang Selatan (Tangsel) batal menerima bantuan langsung tunai (BLT) kenaikan bahan bakar minyak (BBM). Penyebabnya karena mereka tidak datang ketika diundang. Seharusnya mereka mendapat bantuan Rp300 ribu yang disalurkan oleh PT Pos Indonesia untuk bulan September-Oktober 2022.

"Tiga persen sisanya pada saat diundang tidak datang, pembagian itu dari 7-15 September. Tapi nanti dicek lagi, siapa tahu nanti door to door kekurangannya. Siapa tahu ada yang meninggal, ada yang pindah. Kantor Pos yang menyalurkan kita hanya memantau saja," kata Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Selatan, Apendi, Senin (19/9).

Menurut Apendi, ratusan warga tersebut tercatat dalam tiga persen dari total warga penerima BLT BBM. Selanjutnya, dia berharap PT Pos Indonesia bisa menyalurkan secara langsung kepada warga berhak.

Sejauh ini, realisasi penyaluran BLT BBM di Tangsel sudah mencapai 97 persen. "Sudah selesai kemarin tanggal 15, sekarang sudah 97 persen yang dilaksanakan oleh kantor Pos," ungkapnya.

Dia menjelaskan, warga Tangsel penerima BLT BBM terdata sebanyak 20.104 kepala keluarga (KK). Dengan sisa tiga persen warga yang belum menerima BLT artinya ada sekitar 600-KK di Tangsel, belum menerima hak BLT kenaikan BBM. [cob]