Tidak Hanya COVID-19, Penyakit Stroke Juga Jadi Ancaman

Sumiyati
·Bacaan 2 menit

VIVA – Saat ini, perhatian semua orang tertuju pada virus corona atau COVID-19. Seolah, di dunia ini hanya ada satu penyakit itu saja. Padahal, masih banyak penyakit lain yang tak kalah mengancam dan membutuhkan perhatian, salah satunya stroke.

Diliansir Healthline, menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), stroke menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Amerika Serikat. Setiap tahun, lebih dari 795.000 orang AS menderita stroke.

Untuk memberikan pertolongan pertama pada penderita stroke, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengenali gejalanya. Semakin cepat seseorang terdeteksi, akan semakin baik karena tindakan pertolongan bisa cepat dilakukan.

Beberapa gejala stroke yang bisa kamu kenali, antara lain kelumpuhan, mati rasa atau lemah pada lengan, wajah dan kaki, terutama pada satu sisi tubuh. Kesulitan berbicara, berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan, sakit kepala mendadak, hingga mengalami masalah penglihatan.

Baca juga: Wow, Ternyata Minum Kopi Ampuh Cegah Stroke pada Perempuan

Stroke membutuhkan perhatian medis. Jika kamu mendapati keluarga atau kerabat mengalami gejala-gejala di atas, segera menelepon ambulans atau bawa ke rumah sakit secepatnya. Karena, pertolongan dini adalah kunci untuk mencegah terjadinya kerusakan otak, cacat jangka panjang, hingga kematian.

Salah satu rumah sakit yang direkomendasikan bagi pasien stroke adalah RS Premier Jatinegara di Jakarta Timur. Baru-baru ini, Stroke Unit RS Premier Jatinengara, untuk kedua kalinya meraih penghargaan berskala internasional dari World Stroke Organization yang berkantor pusat di Jenewa, Swiss, dalam tajuk WSO Angel Awards.

WSO Angel Awards merupakan penghargaan bagi fasilitas kesehatan yang diberikan setiap tahunnya kepada rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang memiliki komitmen dalam penanganan stroke. Penilaiannya dilihat dari beberapa poin, antara lain kelengkapan fasilitas diagnostik, kompetensi tim dokter, serta kecepatan dalam penanganan stroke sejak pasien datang hingga mendapatkan perawatan.

World Stroke Organization menganugerahkan penghargaan Platinum Award kepada RS Premier Jatinegara di tahun 2020. Sebelumnya, pada 2019 rumah sakit tersebut telah berhasil mendapatkan Gold Award. Hal ini menjadikan Stroke Unit RS Premier Jatinegara, sebagai satu satunya rumah sakit swasta di Indonesia yang berhasil meraih penghargaan tingkat dunia tersebut.

Dr Sukono Djojoatmodjo, Spesialis Saraf di rumah sakit tersebut menjelaskan, penanganan stroke di RS Premier Jatinegara mengutamakan kecepatan dan ketepatan. Sehingga, hasilnya dapat diperoleh secara maksimal yang dapat meningkatkan harapan dan kualitas hidup pasien pasca serangan stroke.

"Tim stroke unit memiliki standar 30 menit door to needle dalam penanganan stroke. Yaitu, dalam 30 menit semenjak pasien tiba di rumah sakit, pasien harus segera mendapatkan terapi atau pun tindakan, agar dapat meminimalisir kecacatan dan juga meningkatkan harapan hidup pasien," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa 7 Juli 2020.

Sukono menambahkan, karena dalam penanganan stroke harus berkejaran dengan waktu. Semakin lama penanganan stroke sejak terjadinya serangan, maka dapat berakibat semakin fatal. Apalagi, jika telah melewati masa golden period, yatu 4,5 jam setelah terjadinya serangan.

"Dengan diraihnya Platinum dari World Stroke Organization, tentunya menegaskan bahwa kualitas penanganan stroke di RS Premier Jatinegara telah diakui secara global. Artinya, tidak kalah dengan rumah sakit di luar negeri yang juga mendapatkan penghargaan serupa, seperti Meksiko, India, dan Korea Selatan," ujar Levina Avissa, Operation Manager RS Premier Jatinegara, menambahkan.