Tidak Lolos CPNS, Ribuan Guru Honorer di Garut akan Diangkat Jadi PPPK

Merdeka.com - Merdeka.com - Ribuan guru honorer yang bertugas di Kabupaten Garut diajukan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), untuk diangkat menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Langkah pengangkatan dilakukan menyikapi adanya aturan baru terkait honorer.

Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana menjelaskan bahwa jumlah guru honorer yang diajukan untuk diangkat menjadi PPPK berjumlah 3.330 orang.

"Yang kami ajukan ini adalah mereka yang sempat ikut tes dalam penerimaan sebelumnya untuk ASN (Aparatur Sipil Negara) formasi guru, dan masuk passing grade namun tidak lolos," kata Nurdin kepada wartawan, Rabu (15/6).

Langkah pengajuan, diakuinya karena berkaitan dengan kebijakan baru dari pemerintah pusat terkait penghapusan status honorer. Pengajuan menurutnya sudah dilakukan karena berkas lengkapnya masih ada berdasarkan data saat ikuti tes.

"Kami tinggal menunggu penetapan nomor induk PPPK dari Kemenpan-RB karena tidak akan dites lagi. Setelah nomornya turun, pemberkasan dilakukan di kami untuk mendapatkan NIP (nomor induk pegawai)," jelasnya.

Nurdin memastikan bahwa ribuan guru honorer itu akan diangkat menjadi PPPK untuk tahun 2022 ini, sehingga saat aturan baru berlaku mereka sudah berstatus PPPK. Dengan penetapan itu, ia berharap jumlah tersebut bisa memenuhi kebutuhan guru di Kabupaten Garut.

Meski begitu, Nurdin mengungkapkan bahwa jumlah guru honorer yang diangkat dengan data yang ada masih sangat jauh. Berdasarkan data yang diketahuinya, jumlah guru honorer di Kabupaten Garut mencapai puluhan ribu orang.

Dengan adanya pengangkatan tersebut, ia mengaku sedang melakukan pendataan guru dari data pokok pendidikan (Dapodik) untuk mengetahui data sebenarnya di lapangan.

"Dengan data itu, kita akan mengetahui apakah 3.330 guru honorer yang diangkat ini bisa memenuhi kebutuhan pendidik atau enggak. Nantinya kita akan evaluasi," ungkapnya. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel