Tidak mudik, Mohammad Ahsan kangen suasana Lebaran di kampung halaman

Bayu Kuncahyo
·Bacaan 2 menit

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan mengaku merindukan suasana Lebaran di kampung halamannya di Palembang, tetapi rasa kangen itu belum bisa terobati karena ia tidak bisa mudik tahun ini.

Pada Idul Fitri tahun ini, Ahsan mengaku akan menghabiskan waktu Lebaran bersama istri dan anak-anaknya di rumahnya di kawasan BSD, Tangerang Selatan.

“Iya pasti kangen ya Lebaran di kampung halaman cuma ya begitu, terkadang juga Lebaran pas di luar negeri karena jadwal Lebaran kebanyakan pas lagi (bertanding) di luar negeri,” ungkap Ahsan saat dihubungi Antara, Senin.

“Yang paling dikangenin pastinya momen kebersamaannya dan silaturahmi dengan tetangga,” ujar dia menambahkan.

Baca juga: Mohammad Ahsan akui Ramadan tahun ini lebih berat
Baca juga: Bek Persib Jupe kenalkan puasa pada anak sejak dini

Saat kalender turnamen berjalan normal, Ahsan biasanya menghabiskan puasa Ramadhan bersamaan dengan kejuaraan di luar negeri. Dia juga terkadang tak bisa berkumpul bersama keluarga karena turnamen yang masih berlangsung hingga Lebaran tiba.

Sementara itu, pada Ramadhan tahun ini Ahsan memang tidak terlalu disibukkan dengan jadwal turnamen BWF yang padat karena banyaknya kejuaraan yang mengalami penangguhan dan pembatalan akibat pandemi COVID-19.

Setelah melakoni tiga turnamen beruntun di Thailand, Januari lalu, pasangan Hendra Setiawan itu baru akan kembali berkompetisi pada turnamen Super 750 Malaysia Open 2021, 25-30 Mei mendatang yang merupakan lanjutan kualifikasi menuju Olimpiade 2020 Tokyo.

Meski tidak bentrok dengan Hari Raya Idul Fitri, Ahsan mengaku memang tak berniat mudik sejak awal. Lagi pula, lanjut dia, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik untuk seluruh masyarakat Indonesia mulai 6-17 Mei.

“Saya tetap tidak mudik karena mepet dengan jadwal pertandingan,” ujar pria berusia 33 tahun itu.

Mohammad Ahsan mengatakan terakhir kali ia pulang kampungnya ke Palembang adalah ketika diundang oleh Kapolda Sumatera Selatan setelah ia dan Hendra Setiawan berhasil meraih gelar juara dunia 2019 di Basel, Swiss.

Baca juga: Masakan istri jadi "obat rindu" Kapten PSS Sleman
Baca juga: Ramadhan, gelandang PSS Sleman Wahyu Sukarta kenang masa kecil