Tidur Sekamar dengan Cowok Mahasiswi Aceh Diperkosa

TRIBUNNEWS.COM, MEULABOH - Adi Satria (31) dan Amiruddin (39), dua warga Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, masing-masing terancam kurungan 10 tahun penjara atas tindakan pemerkosaan yang mereka lakukan terhadap SF (20), seorang mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Meulaboh, Aceh.

Ancaman 10 tahun penjara terhadap dua reman gampong (preman desa-red) itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Meulaboh, T Herizal SH, dalam sidang lanjutan kasus pemerkosaan yang terjadi di sebuah rumah di Desa Ujong Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan, Kamis (22/3/2012). Vonis terhadap kasus ini akan digelar pekan depan. Sidang yang diketuai Mukhtar SH itu, T Herizal SH menuntut Adi Satria dan Amiruddin masing-masing 10 tahun penjara karena telah melakukan tindakan pemerkosaan terhadap Sf (20) mahasiswi asal Aceh Selatan itu.

Kedua pelaku diciduk polisi Selasa 29 November tahun lalu. Belakangan terungkap kalau duo pria itu bukan hanya memperkosa, tapi juga melakukan pemalakan alias pemerasan. Semua itu dilatarbelakang oleh ulah Sf yang tertangkap basah oleh Adi dan Amiruddin, tidur sekamar dengan RH, seorang pria yang bukan muhrimnya.

Kasus pemerkosaan itu sendiri terjadi pada Minggu (27/11/2011) saat korban Sf dan RH warga Sinabang dipergoki menginap di rumah teman RH di Desa Ujong Kalak. Adi dan Amir yang telah mendeteksi keberadaan pasangan haram itu mendatangi rumah serta menginterogasi keduanya. Rumah itu sendiri dihuni pasangan suami istri Toni dan Saudah, teman RH. Ketika jelang pagi, pemilik rumah ke pasar untuk berjualan, sedangkan pelaku terus menginterogasi korban di rumah.

Ketika itulah Adi dan Amir memainkan lakon iblis mereka. RH disekap di kamar dan kemudian ‘digarap’ kedua pelaku secara bergantian. Bukan hanya sebatas menyalurkan hasratnya, kedua pria itu juga memeras RH dengan meminta uang sebesar Rp 500 ribu.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.