Tiga atlet Jabar masuk semifinal di hari pertama cabang taekwondo

·Bacaan 1 menit

Sebanyak tiga atlet taekwondo Jawa Barat dari nomor pertandingan Kyorugi (pertarungan lolos ke babak semifinal pada hari pertama pertandingan cabang olahraga taekwondo Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 Papua.

Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Jawa Barat Divie mengatakan pada hari pertama cabang taekwondo ini, ada lima atlet yang diturunkan di lima kelas. Tiga di antaranya, kata dia, sudah lolos ke semifinal di kelasnya.

"Mohon doanya supaya kita bisa meraih emas, atlet yang masuk semifinal itu ada Hendro, Dafa, dan Tesya," kata Divie saat dihubungi dari Bandung, Jawa Barat, Jumat.

Baca juga: Jabar bertekad sapu bersih emas taekwondo nomor poomsae
Baca juga: Defia Rosmaniar bertekad persembahkan emas di PON Papua

Menurut Divie, dua atlet lainnya itu yakni ada yang masih belum bertanding dan ada juga yang tidak lolos saat babak penyisihan.

Dia optimistis tiga atlet itu memiliki peluang yang tinggi untuk bisa mencuri medali emas di Papua. Menurutnya sejumlah lawan yang akan dihadapi para atlet itu ada yang dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Untuk itu, ia pun berharap tiga medali emas dari tiga atlet yang masih bertanding itu dapat diraih untuk mencapai target tim taekwondo Jawa Barat yang ingin menjadi juara umum di cabangnya.

Menurutnya Jawa Barat ditargetkan untuk mendapat delapan medali emas dari berbagai nomor pertandingan. Meski begitu, Divie berharap emas yang didapat akan lebih banyak dari target itu.

"Kondisi atlet yang lain juga sejauh ini siap tempur, pokoknya kita selalu siap dan harus terus berjuang," katanya.

Baca juga: Dinggo yakin jadi taekwondoin terbaik di kelas 68 kg pada PON Papua
Baca juga: Tim taekwondo Papua targetkan dua medali emas pada PON XX
Baca juga: Pengprov TI Sumut janjikan bonus taekwondoin peraih medali

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel