Tiga Bulan Perang, Kemana Saja Perginya Jutaan Pengungsi Ukraina?

Merdeka.com - Merdeka.com - Sejak invasi Rusia ke Ukraina, lebih dari 14 juta orang diperkirakan meninggalkan negaranya untuk mengungsi, menurut data PBB. Lebih dari 6 juta orang mengungsi ke negara lain, sedangkan 8 juta lainnya mengungsi di dalam negeri.

Kemana saja perginya para pengungsi ini?

Dikutip dari BBC, orang-orang Ukraina masih melintas menuju negara-negara tetangga, khususnya menuju ke wilayah barat.

PBB mengatakan, sampai 24 Mei, 6,6 juta pengungsi meninggalkan Ukraina ke sejumlah negara berikut:

Polandia - menampung 3.544.995 pengungsing

Rumania - 972.203

Rusia - 945.007

Hungaria - 654.664

Moldova - 473.690

Slovakia - 446.755

Belarusia - 27.308 (data per 12 Mei)

(Beberapa orang yang datang dari Moldova menuju Rumania dimasukkan dalam total pengungsi kedua negara)

Polandia, Hungaria, dan Slovakia tidak memiliki kontrol perbatasan dengan bagian lain dari wilayah Schengen Uni Eropa. Banyak pengungsi yang pertama kali tiba di negara-negara ini telah pindah ke negara lain.

Republik Ceko telah memberikan lebih dari 350.000 visa ke pengungsi Ukraina. Dan lebih dari 700.000 pengungsi Ukraina berada di Jerman, yang 40 persennya merupakan anak-anak.

Beberapa pengungsi Ukraina pergi ke Rusia dari wilayah Luhansk dan Donetsk di timur. Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan pasukannya membantu evakuasi 140.000 warga sipil dari Mariupol, Ukraina timur, tapi menyatakan tidak ada yang dipaksa menuju Rusia.

Kelompok relawan seperti Rubikus dan Helping to Leave mengatakan mereka membantu ratusan orang Ukraina yang ada di Rusia untuk menuju negara lain.

Bantuan untuk pengungsi

Uni Eropa memberikan orang Ukraina hak untuk tinggal dan bekerja sampai tiga tahun di 27 negara anggotanya.

Para pengungsi ditampung di pusat penerimaan pengungsi jika mereka tidak memiliki teman atau keluarga yang bisa menampung mereka. Mereka diberikan makanan dan obat-obatan.

Mereka berhak atas bantuan dana kesejahteraan sosial dan akses ke perumahan, perawatan medis dan sekolah.

Polandia dan Moldova meminta bantuan internasional untuk mendanai upaya penanganan pengungsi.

Di Inggris, pemerintah mengeluarkan skema visa keluarga untuk orang Ukraina yang memiliki keluarga di Inggris. Bagi yang tidak punya keluarga, pemerintah Inggris mengeluarkan program Rumah untuk Ukraina, di mana orang Inggris bisa menampung individu atau keluarga Ukraina secara gratis setidaknya selama enam bulan.

Pengungsi yang kembali ke Ukraina

PBB mengatakan, sampai 24 Mei, sebanyak 2,1 juta pengungsi Ukraina di luar negeri telah kembali ke negaranya. Penjaga perbatasan Ukraina mengatakan, sekitar 30.000 orang kembali ke Ukraina setiap hari.

Beberapa kembali ke ibu kota Kiev yang kondisinya saat ini lebih aman. Wali Kota Kiev, Vitali Klitschko mengatakan populasi Kiev saat ini telah kembali dua pertiga dari jumlah populasi sebelum perang.

Pengungsi di dalam negeri

Organisasi Internasional Migrasi PBB (IOM) mengatakan, pada awal Mei, lebih dari 8 juta orang mengungsi di dalam negeri.

Sebanyak 23 persen pengungsi berasal dari Kharkiv, 20 persen dari Kiev, dan 17 persen daro Donetsk.

Sebanyak 27 persen meninggalkan rumah mereka karena hancur atau terkena serangan saat perang berlangsung.

IOM memperkirakan lebih dari setengah pengungsi di dalam negeri adalah perempuan. Banyak dari kelompok rentan karena hamil, disabilitas, atau korban kekerasan.

PBB bekerja sama dengan organisasi lainnya untuk memberikan bantuan uang tunai, makanan, dan kebutuhan lainnya. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel