Tiga Emiten BUMN Tambang Rombak Susunan Pengurus, Ini Rinciannya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tiga emiten tambang pelat merah telah menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada Kamis, 23 Desember 2021. Emiten-emiten itu antara lain, PT Timah Tbk (TINS), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

Tiga emiten BUMN tambang itu melaksanakan RUPSLB dengan agenda tunggal, yakni perubahan susunan pengurus perseroan.

Tiga emiten BUMN tambang tersebut dimiliki oleh PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) (Inalum) selaku pemegang Saham mayoritas atas ketiga emiten tambang tersebut.

RUPSLB paling awal digelar oleh PT Timah Tbk, yakni pukul 10.00 WIB. Hasilnya, pemegang saham mengangkat Achmad Ardianto sebagai Direktur Utama PT Timah Tbk. Ia menggantikan M.Riza Pahlevi Tabrani.

Sebelumnya Achmad Ardianto pernah menjadi Direktur PT Freeport Indonesia. Ia mengundurkan diri dari jabatannya di PT Freeport Indonesia pada 19 Agustus 2020.

Selain pengangkatan Achmad Ardianto, pemegang saham juga menyetujui perombakan dewan Direksi dan menetapkan beberapa pengurus baru di jajaran Komisaris. RUPSLB juga menyetujui perubahan nomenklatur juga dilakukan dengan penghapusan Direktur Niaga pada perusahaan.

Dengan demikian, susunan dewan Direksi dan Komisaris PT Timah Tbk teranyar, ditulis Jumat (24/12/2021):

Direksi:

Direktur Utama: Achmad Ardianto

Direktur Keuangan: M Krisna Sjarif

Direktur SDM: Yennita

Direktur Operasi: Alwin Albar

Direktur Pengembangan Usaha: Purwoko

Perseroan tambah dua komisaris

Komisaris: Yudo Priadi, dan

Komisaris: Danny Praditya

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

RUPSLB PT Bukit Asam Tbk

Bukit Asam
Bukit Asam

Selanjutnya, ada PT Bukit Asam Tbk yang gelar RUPSLB pukul 13.00 WIB. Hasilnya, pemegang saham mengangkat Arsal Ismail sebagai Direktur Utama (Dirut) perseroan. Arsal Ismail menggantikan Suryo Eko Hadianto.

Sebelum menjabat sebagai direktur utama PT Bukit Asam Tbk, Arsal Ismail menjabat sebagai direktur pengembangan usaha PT Jasa Marga Tbk (JSMR). Arsal Ismail diangkat sebagai direktur pengembangan usaha berdasarkan RUPS Tahunan pada 11 Juni 2020.

RUPSLB juga mengukuhkan pemberhentian sejumlah manajemen, sekligus mengangkat pejabat baru. Dengan demikian, susunan direksi dan komisaris PT Bukit Asam Tbk yang baru antara lain:

Dewan Direksi:

Direktur Utama: Arsal Ismail

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Farida Thamrin

Direktur Pengembangan Usaha: Rafli Yandra

Direktur Operasi dan Produksi: Suhedi

Direktur SDM: Suherman

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama/Komisaris Independen: Agus Suhartono

Komisaris Independen: Andi Pahril Pawi

Komisaris: Devi Pradnya Paramita

Komisaris: Edmar Piterdono Hamzah

Komisaris: Carlo Brix Tewu

Komisaris: Irwandy Arif

RUPSLB Antam

Logo PT Aneka Tambang Tbk atau Antam.
Logo PT Aneka Tambang Tbk atau Antam.

Terakhir, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) yang gelar RUPSLB pukul 15.00 WIB. Berdasarkan hasil keputusan pemegang saham, Antam mengangkat Nicolas D. Kanter alias Nico Kenter sebagai Direktur Utama Antam, menggantikan Dana Amin.

Nico Kanter sebelumnya menjabat sebagai Komisaris PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Ia ditunjuk oleh Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan 2021 setelah menjabat sebagai Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk selama 9 tahun.

Berikut susunan dewan Direksi dan Komisaris Antam:

Direksi

Direktur Utama: Nicolas D. Kanter

Direktur Operasi dan Produksi: I Dewa Bagus Sugata Wirantaya

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Elisabeth RT Siahaan

Direktur Pengembangan Usaha: Dolok Robert Silaban

Direktur Sumber Daya Manusia: Basar Simanjuntak

Komisaris:

Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: F.X. Sutijastoto

Komisaris: Dio Seno Widagdo

Komisaris Independen: Anang Sri Kusuwardono

Komisaris Independen: Gumilar Rusliwa Somantri

Komisaris: Bambang Sunarwibowo

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel