Tiga Isu Energi yang Diangkat Dalam Presidensi G20

Merdeka.com - Merdeka.com - Jubir Presidensi G20 Indonesia, Maudy Ayunda mengungkapkan, ada tiga isu energi yang diangkat dalam forum kerja sama multilateral antar negara itu. Isu pertama mengenai akses energi yang terjangkau untuk semua.

"Secara umum ada tiga isu energi yang diangkat dalam Presidensi G-20, pertama akses energi yang terjangkau berkembang dan dapat diandalkan untuk semua," kata Maudy dilihat di akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (12/5).

Tujuannya, kata Maudy, untuk meningkatkan kerja sama internasional dalam memfasilitasi akses kepenelitian dan teknologi energi bersih. Termasuk energi terbarukan, efisiensi energi dan teknologi bahan bakar fosil yang maju dan lebih bersih.

"Serta mendorong investasi dalam infrastruktur energi dan teknologi energi bersih, hal ini juga mendorong pencapaian target sustainable development goals Nomor 7 yang batas waktunya hingga 2030," ucapnya.

Kedua, adalah mendorong implementasi teknologi pintar dan bersih baik dalam konteks efisiensi energi. Selain itu, pengurangan emisi dan pengembangan energi terbarukan.

Ketiga, mengenai pembiayaan untuk mendukung isu energi. Kata dia, skema dan mekanisme pembiayaan perlu dikembangkan. G20 patut mengurangi berbagai hambatan dengan menggalang kolaborasi semua pihak baik pemerintah, swasta, filantropi dengan model bisnis atau public private partnership yang inovatif.

"Transisi energi berkelanjutan memiliki tingkat urgensi yang tinggi oleh sebab itu ini harus menjadi perhatian kita," jelas Maudy. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel