Tiga Kali Kasad Dudung Bilang 'Kalau Pak Effendi Mau Datang ke Sini Silakan'

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal Dudung Abdurachman menanggapi permintaan maaf anggota Komisi III DPR Effendi Simbolon terkait TNI seperti gerombolan. Ia menyebut permintaan maaf politikus PDI Perjuangan itu telah diterima prajurut TNI AD dengan lapang dada dan legowo.

Hal itu diungkap Dudung Abdurachman saat menggelar jumpa pers di Mabesad, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (15/9).

"Permintaan maaf Bapak Effendi Simbolon dengan lapang dada, TNI AD menerima dan saya sampaikan kepada seluruh jajaran agar menghentikan untuk kegiatan-kegiatan menyampaikan sesuatu kepada sesorang, sudah cukup," tegas Dudung.

Ada yang menarik dalam jumpa pers kali ini. Terdengar Kasad Dudung tiga kali mengatakan 'Kalau Pak Effendi mau datang ke sini (Mabesad) silakan.'

Ucapan yang pertama, saat Dudung menjawab pertanyaan dari awak media terkait niatan Effendi Simbolon untuk bertemu langsung dengannya.

Mendengar pertanyaan itu, Kasad Dudung menjawab "Saya kapan saja mau ketemu boleh saja, Pak Effendi mau datang juga silakan, kita enggak ada masalah," jawab Dudung.

Lantas, ia kembali menekankan. "Kapan pun mau dipanggil (MKD DPR), yang dipanggil saja. Kalau Pak Effendi mau ke sini, silakan," katanya kembali menekankan jawaban sebelumnya.

Kali ketiga, ialah saat menjawab pertanyaan awak media terkait kapan pertemuan Dudung dan Effendi berlangsung.

"Kapan pertemuan baik itu," tanya salah satu awak media.

"HP (handphone) saya belum ada SMS, belum ada telepon. Kalau beliau (Effendi Simbolon) mau datang ya saya terima dengan baik. Siap diterima," ungkap Dudung Abdurachman.

Merunut dari perkataan Dudung, 'Kalau Pak Effendi mau ke sini, silakan.'

Ke sini menunjukkan keterangan tempat dimana jumpa pers itu digelar yakni di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad) yang berada di Gambir, Jakarta Pusat. [rhm]