Tiga Kali Wagub DKI Jakarta Minta Reuni 212 Diurungkan

·Bacaan 1 menit
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Sumber: Humas Pemprov DKI Jakarta)

Liputan6.com, Jakarta Wakil Gubernur Riza Patria kembali meminta agar Persaudaraan Alumni (PA) 212 mempertimbangkan untuk tidak menggelar reuni. Sebab, saat ini, Tanah Air masih belum bebas dari Covid-19.

Menurut dia, permintaan itu diutarakan untuk mencegah terjadinya lagi ledakan kasus Covid-19 akibat kerumunan massa jika reuni 212 digelar.

"Sudah kami sampaikan tentu kami ingin ada dukungan, bantuan kesadaran dari teman-teman dari panitia 212 untuk mempertimbangkan kembali karena masih di masa pandemi tentu tidak bisa kalau kita melakukan kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan," kata Wagub DKI Jakarta Riza dalam keterangan diterima, Jakarta, Jumat (12/11/2012).

Riza mengaku senang bila masyarakat PA 212 ingin membantu pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Asal, tidak dilakukan dengan cara berkumpul dan berkerumun.

"Kami senang bila terlibat membantu program-program pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, namun (jika) kegiatan-kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan mohon ditunda dulu," harap Riza.

Digelar Tiap Tahunan

Agenda reuni kelompok 212 terjadi satu tahun sekali. Biasanya, mereka berkumpul di Kawasan Monas untuk melakukan reuni dengan bermunajat dan doa bersama, serta bersilaturahmi sesama umat Islam.

Kelompok ini berawal dari gerakan umat yang mengecam tindakan penistaan agama dilakukan Basuki Tjahja Purnama atau Ahok. Namun usai kasus itu inkrah, kelompok massa tersebut masih terjadi dan diulang setiap tahunnya dengan tema yang berbeda.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel