Tiga kasus baru COVID-19 muncul di Batam usai Lebaran

Satuan Tugas Penanganan (Satgas) COVID-19 mencatat ada tiga kasus baru COVID-19 di Batam usai Lebaran 2022 sehingga total jumlah kasus aktif di kota industri itu kini bertambah menjadi lima orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kepri dr Tjetjep Yudiana, di Kota Tanjungpinang, Rabu, mengatakan, jumlah kasus aktif COVID-19 di Kepri tinggal tujuh orang, yang terdiri atas lima orang di Batam dan dua orang lainnya di Tanjungpinang.

"Selain Batam, tidak ada penambahan kasus baru COVID-19 di kabupaten dan kota di Kepri," kata mantan Kadis Kesehatan Kepri itu.

Ia menjelaskan lima kabupaten di Kepri nihil kasus aktif COVID-19. Kabupaten tersebut yakni Kepulauan Anambas, Lingga, Natuna, Karimun dan Bintan.

Bintan nihil kasus aktif COVID-19 mulai hari ini setelah dua pasien dinyatakan sembuh. Sehari yang lalu, Karimun nihil kasus aktif COVID-19.

Sementara Anambas sudah lebih dari tiga minggu nihil kasus aktif COVID-19. Dan Lingga lebih dari sepekan nihil kasus aktif.

Seluruh kabupaten dan kota di Kepri ditetapkan sebagai Zona Kuning atau risiko penularan rendah.

"Anambas dalam waktu dekat ditetapkan sebagai Zona Hijau bila bertahan nihil kasus aktif COVID-19 ," ujarnya.

Kepala Dinkes Kepri Muhamad Bisri mengatakan penurunan kasus aktif COVID-19 disebabkan secara umum masyarakat menerapkan protokol kesehatan dan pola hidup sehat selama pandemi.

"Jangan malu menggunakan masker. Marker melindungi kita dari serangan virus mematikan itu," imbaunya.

Menurut dia, vaksinasi COVID-19 berhasil mengendalikan penularan virus itu karena imunitas komunal masyarakat Kepri mencapai lebih dari 90 persen berdasarkan hasil penelitian Kemenkes.

"Program vaksinasi COVID-19 gencar dilakukan, berjalan lancar. Lebih dari 40 persen atau 500 ribu orang dari target vaksinasi sudah disuntik vaksin penguat," demikian Muhamad Bisri .

Baca juga: Batam menyusul tiga kabupaten di Kepri nihil kasus aktif COVID-19

Baca juga: Satgas Batam minta Pemerintah Pusat ubah pandemi jadi endemi

Baca juga: Dua dari tiga kasus baru COVID-19 di Batam meninggal

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel