Tiga korban gerobak terbakar dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh

Tiga korban gerobak bakso terbakar di Kabupaten Aceh Timur dirujuk Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh guna perawatan medis lebih lebih lanjut.

"Ada tiga pasien yang dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh," kata Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Zubir Mahmud Aceh Timur Edy Gunawan di Aceh Timur, Senin.

Tiga korban yang dirujuk tersebut yakni Hasbi Nurdin (48), Rahmat Hidayat (49), dan Hotma Dewi (30). Sedangkan tiga lainnya masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Zubir Mahmud Aceh Timur.

"Awalnya ada sembilan pasien yang menjadi korban gerobak terbakar. Tapi, tiga di antaranya sudah dipulangkan karena luka bakar tidak parah," kata Edy Gunawan.

Baca juga: Dua karyawan terluka akibat gilingan bakso di Rawamangun terbakar

Baca juga: Regulator Elpiji Terbakar, Penjual Bakso Terluka

Edy Gunawan mengatakan tiga pasien yang dipulangkan tersebut yaitu Hafrah Safruddin (2), Hakiatul Zania (7), dan Hasbar Matul (4). Ketiganya anak kandung Hasbi Nurdin dan Hotma Dewi, penjual bakso tersebut.

Sedangkan tiga pasien yang saat ini menjalani perawatan di RSUD Zubir Makmud yakni Nadia Sira (21) warga Julok, Ridha Saputri (41) dan Azuree Izzam (25).

"Mereka saat ini dirawat di Ruangan Perawatan Bedah. Seorang di antara pasien tersebut rencananya juga akan dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh. Saat ini dalam proses pengurusan berkas," kata Edy Gunawan.

Sebelumnya, sembilan orang dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka bakar akibat gerobak pedagang bakso goreng di lapangan pusat Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur terbakar.

Lokasi lapangan tempat gerobak pedagang bakso terbakar tersebut berada di pinggir di Jalan Medan-Banda Aceh, Desa Titi Baroo, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.

Baca juga: Lima petak kedai terbakar, satu orang tewas

Baca juga: Warung Ludes Terbakar Akibat Kebocoran Elpiji

Keuchik (kepala desa) Titi Baro Muhammad Adam yang mengatakan gerobak tersebut terbakar pada Minggu (8/5) sekira pukul 23.00 WIB. Gerobak terbakar karena penjual bakso memanaskan minyak goreng terlalu lama.

"Akibatnya, minyak di penggorengan tersebut terbakar dan api menyebar menjadi besar. Jadi, gerobak itu terbakar bukan karena dari ledakan tabung gas," kata Muhammad Adam.

Muhammad Adam mengatakan warga langsung mendatangi lokasi gerobak tersebut tersebut begitu mendapatkan informasi. Bahkan dirinya melihat sendiri kondisi tabung gas tidak apa-apa.

"Dan berdasarkan informasi dari tukang parkir, api muncul dari kuali minyak, bukan dari tabung gas. Bahkan tabung gas kondisi tidak seperti habis meledak," kata Muhammad Adam.

Baca juga: Kebakaran terjadi di sebuah warung soto di Sawah Besar

Baca juga: Delapan warung makan dekat Rumah Sakit Fatmawati terbakar

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel