Tiga Maskapai Akan Layani Penerbangan Haji 2012

Jakarta (ANTARA) - Menteri Agama Suryadharma Ali mengatakan, tiga maskapai penerbangan, yaitu Garuda Indonesia, Batavia Air, dan Saudi Arabia Airlines, akan melayani transportasi haji 2012.

"(Proses) sudah selesai. Jadi tinggal tiga (maskapai) itu," kata Suryadharma ketika ditemui di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu.

Suryadharma mengatakan, keikutsertaan pihak Arab Saudi dalam penyediaan jasa transportasi haji disebabkan oleh kesepakatan yang telah berlaku selama ini.

"Kalau Arab Saudi sepertinya wajib diikutsertakan karena kita menganut asas reprosikal, jadi kalau kita kirim WNI untuk satu negara maka maskapai penerbangan dari negara itu diberikan kesempatan untuk berpartisipasi," katanya.

Menurut dia, ketiga maskapai itu nantinya akan berbagi kuota penerbangan jemaah haji.

Saudi Arabia Airlines mendapatkan jatah penerbangan 48 persen, sedangkan Garuda Indonesia dan Batavia Air akan melayani 52 persen penerbangan.

Menag belum tidak merinci jumlah total penerbangan haji pada 2012. Suryadharma juga belum bersedia menjelaskan format pembiayaan penerbangan tersebut.

Pemerintah saat ini terus berusaha untuk menambah kuota jamaah haji. Suryadharma mengatakan, pemerintah mengusulkan penambahan kuota sebanyak 30.000 jamaah untuk 2012.

Pada 2011, Indonesia hanya mendapat tambahan kuota sebanyak 10.000 jamaah, sehingga jumlah jamaah haji Indonesia saat itu sebanyak 221.000 orang.

"Jadi kita punya keinginan, tapi pemerintah Arab Saudi yang menentukan. Penentuan kuota itu berdasarkan sidang konvensi negara Islam. Jadi ada aturannya," katanya. (rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.