Tiga maskapai batalkan penerbangan dari Tarakan tujuan Jawa dan Bali

·Bacaan 1 menit

Sebanyak tiga penerbangan dari bandara internasional bandara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara tujuan kota di Jawa dan Bali dibatalkan pada Senin.

"Maskapai yang membatalkan penerbangan hari ini yakni Batik Air, Lion Air dan Wings Air," kata Kepala Bandara Internasional Juwata, Agus Priyanto di Tarakan, Senin.

Khusus penerbangan yang dibatalkan dengan tujuan ke wilayah Jawa dan Bali yakni Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Soekarno - Hatta dan Bandara Juanda ada delapan rute yang dibatalkan.

Dia mengatakan belum tahu sampai kapan maskapai penerbangan membatalkan rute ke wilayah Jawa dan Bali.

Menurutnya pembatalan ini juga pengaruh dari diberlakukan Surat Edaran (SE) 45 Dirjen Perhubungan Kementerian Perhubungan dan SE Satgas COVID-19 Nasional nomor 14 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi COVID-19.

Sementara dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali dampaknya terlihat pada Bandara Juwata Tarakan.

Suasana terlihat sepi tidak seperti hari biasanya, tidak ada penerbangan dari atau tujuan Jawa dan Bali.

Terlihat para petugas yang berjaga dan membersihkan Bandara Juwata. Serta beberapa penumpang terlihat kecewa karena batal terbang setelah ada pemberitahuan syarat menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi dosis pertama dan menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT-PCR maksimal 2x24 jam.

Pemerintah memutuskan untuk menerapkan PPKM Darurat mulai dari 3 sampai 20 Juli di 122 kabupaten dan kota di wilayah Pulau Jawa dan Bali guna menurunkan penambahan kasus COVID-19 menjadi kurang dari 10.000 per hari.


Baca juga: Bandara Radin Inten II Lampung perketat syarat perjalanan

Baca juga: Mulai hari ini Bandara AP II berlakukan syarat perjalanan PPKM Darurat

Baca juga: Bandara Adi Soemarmo sudah berlakukan pembatasan sejak KLB

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel