Tiga Minggu Terakhir Lebih dari 800 Ribu Orang Divaksin COVID-19 per Hari

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Data Kementerian Kesehatan per hari ini, 19 Juli 2021 pukul 12.00 WIB, sudah 42 juta orang yang menerima vaksinasi COVID-19 dosis pertama. Kemudian 16,4 juta orang yang mendapatkan dosis kedua.

Fakta vaksinasi COVID-19 di atas, menurut Koordinator Komunikasi Publik Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Arya Sinulingga, merupakan kabar baik. Ini menunjukkan antusias publik mengikuti program vaksinasi COVID-19 naik tajam.

Jika melihat data, jumlah penambahan orang yang divaksinasi COVID-19 dalam tiga minggu terakhir ini antara 800.000 hingga 1,1 juta orang per hari.

“Pada 27 Juni 2021, tercatat 13 persen dari sasaran vaksinasi yang sudah divaksin dosis pertama. Pada 18 Juli, tercatat sudah 20 persen dari sasaran yang sudah divaksin dosis pertama," kata Arya melalui pernyataan tertulis yang diterima Health Liputan6.com pada Senin, 19 Juli 2021.

"Dalam tiga minggu, terjadi peningkatan 7 persen (yang divaksin). Itu angka yang besar."

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

#sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua

Vaksinasi COVID-19 Kurangi Risiko Sakit Berat

Seorang ibu mendampingi anaknya melakukan vaksin covid-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). Pemprov DKI menggelar vaksinasi COVID-19 massal bagi anak usia 12-17 tahun di Stadion GBK selama dua hari, yakni pada 3-4 Juli 2021. (merdeka.com/Imam Buhori)
Seorang ibu mendampingi anaknya melakukan vaksin covid-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). Pemprov DKI menggelar vaksinasi COVID-19 massal bagi anak usia 12-17 tahun di Stadion GBK selama dua hari, yakni pada 3-4 Juli 2021. (merdeka.com/Imam Buhori)

Arya Sinulingga menambahkan, semakin cepat dan banyak jumlah orang yang ikut vaksinasi COVID-19, semakin banyak orang yang berkurang risiko sakit berat jika terinfeksi COVID-19.

“Saya ingatkan, segeralah vaksinasi. Karena vaksin dapat meningkatkan kekebalan tubuh kita dan akan mengurangi risiko sakit berat jika kita tertular virus Corona,” tambahnya.

Saat ini, sudah 57 juta dosis vaksin COVID-19 yang disuntikkan kepada masyarakat dan terbukti aman.

“Jangan ragu untuk vaksin, hingga saat ini belum ada efek samping berat yang ditemukan oleh Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI),” lanjut Arya.

Data Vaksinasi COVID-19 per 19 Juli 2021

Seorang siswa menjalani vaksin COVID-19 di SMUN 20 Jakarta, Kamis (1/7/2021). Per tanggal 1 Juli 2021, anak-anak usia 12-17 tahun di DKI Jakarta sudah mulai mendapatkan vaksinasi. Agar anak-anak kita terlindungi dari wabah Covid-19 dengan varian baru. (merdeka.com/Imam Buhori)
Seorang siswa menjalani vaksin COVID-19 di SMUN 20 Jakarta, Kamis (1/7/2021). Per tanggal 1 Juli 2021, anak-anak usia 12-17 tahun di DKI Jakarta sudah mulai mendapatkan vaksinasi. Agar anak-anak kita terlindungi dari wabah Covid-19 dengan varian baru. (merdeka.com/Imam Buhori)

Berikut ini rincian data Vaksinasi COVID-19 per 19 Juli 2021 dari Kementerian Kesehatan sampai pukul 12.00 WIB:

1. Tenaga Kesehatan

Vaksinasi dosis 1: 1.585.719

Vaksinasi dosis 2: 1.438.844

2. Lanjut Usia

Vaksinasi dosis 1: 4.698.571

Vaksinasi dosis 2: 2.962.823

3. Petugas Publik

Vaksinasi dosis 1: 23.807.571

Vaksinasi dosis 2: 9.779.771

4. Tenaga Pendidik

Vaksinasi dosis 1: 2.185.076

Vaksinasi dosis 2: 1.629.440

5. Masyarakat Rentan dan Umum

Vaksinasi dosis 1: 11.531.374

Vaksinasi dosis 2: 2.218.883

6. Kelompok Usia 12-17 tahun

Vaksinasi dosis 1: 472.296

Infografis Hati-Hati Varian Baru Covid-19 Ancam Anak dan Remaja

Infografis Hati-Hati Varian Baru Covid-19 Ancam Anak dan Remaja. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Hati-Hati Varian Baru Covid-19 Ancam Anak dan Remaja. (Liputan6.com/Abdillah)

Simak Video Menarik Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel