Tiga Orang Ditangkap di Depok Tak Terkait Penembakan Polisi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepolisian yang menggelar razia setelah terjadinya penembakan terhadap dua anggota polisi Polsek Pondok Aren Tangerang Selatan, Jumat (16/8/2013) malam. Tiga orang diamankan dalam razia tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto menjelaskan Jumat (16/8/2013) sekitar pukul 23.30 sampai dengan pukul 01.15 WIB telah dilaksanakan operasi 21 di Depan Mapolresta Depok yang terletak di Jalan Margonda Raya, Kota Depok terkait antisipasi dan penyekatan pelaku penembakan anggota Polri di Pondok Aren dengan jumlah kekuatan 35 orang pimpinan Kasat Reskrim Kompol Ronald Purba.

Anggota polisi yang melakukan razia tersebut terdiri dari 20 anggota sabhara, polisi lalu lintas 5 orang, anggota intel 2 orang, dan provost tiga orang. Kemudian pada pukul 00.45 WIB personel yang melaksanakan operasi 21 ditambah 30 personel sehingga kekuatannya menjadi 65 orang.

"Personel tambahan tersebut adalah anggota yang selesai melaksanakan pengaman renungan suci di TMP Kalimulya," ucap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Sabtu (16/8/2013).

Dalam operasi tersebut diamankan pengendara yang membawa senjata tajam dan airsoft gun dengan nama masing-masing Fahmi Fauzi Alatas warga Curug RT  03/08 Bojongsari, Kota Depok. "Ia membawa senjata tajam jenis pisau panjang sekitar 20 centimeter," ucapnya.

Kemudian atas nama Sopian warga Kampung Leuwisadeng RT 01/03 Leuwiliang Kabupaten Bogor. "Darinya ditemukan airsoft gun GSR Sigarms KCW 20120241, dengan kartu klub Eagle shooting club nomor kartu pemilik ESC 9261 / 20 / 2013, berlaku sampai dengan bulan Juni 2014 dan selanjutnya diperiksa oleh Reskrimum Resta Depok," ungkapnya.

Selain itu, anggota polisi pun mengamankan Mobil Minibus Xenia silver B 8499 MZ, dari dalam mobil polisi mengamankan pengemudinya atas nama James Peea warga RT 03/03 Kelurahan Cilodong kota Depok dan dua penumpangnya atas nama Rando Peea warga Kampung Sindangkarsa RT 02 Sukamaju Baru, Cimanggis, Kota Depok dan Melkias Wynand Latyukolan.

"Ia membawa pistol korek api plus sarung pistol, tongkat letter T dan borgol," ujarnya.

Lalu diamankan juga seorang satpam yang kedapatan membawa korek api berbentuk pistol bernama Sukarno seorang warga Tanah Abang.

Proses razia sempat berlangsung tegang ketika sekitar pukul 00.55 WIB anggota memberhentikan dua mobil minibus dan sedan, namun kedua mobil tersebut berupaya menghindar dan melarikan diri, selanjutnya dipaksa berhenti.

"Petugas memberikan tembakan peringatan ke atas dan salah satu mobil jenis minibus Xenia silver B 8499 MZ berhasil diamankan sedangkan mobil sedan jenis Honda Jazz Silver melarikan diri," ucap Rikwanto.

Kemudian pengemudi dan penumpang mobil Xenia tersebut diamankan dan diintrogasi petugas.

"Setelah dinterogasi terhadap orang yang tertangkap atas nama James Peea beserta dua rekannya (pengemudi dan penumpang Xenia B 8499 MZ yang tertangkap) bahwa yang bersangkutan mengaku habis main billiard di Canon Billiard depan ITC Depok sedangkan temannya yang melarikan diri menggunakan mobil Honda Jazz bernama Arol pekerjaan Debt Collector," katanya.

Baca Juga:

Pengemudi Jazz yang Terlibat Baku Tembak di Depok Ditangkap

Polisi Sisir Lokasi yang Diduga Tempat Persembunyian Pelaku

Kasus Penembakan di Pondok Aren Dicover Mabes Polri

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.