Tiga pemimpin pro-demokrasi Thailand dibawa ke rumah sakit

·Bacaan 2 menit

Bangkok (AFP) - Tiga pemimpin pro-demokrasi terkemuka Thailand dirawat di rumah sakit pada Sabtu pascakerusuhan di depan kantor polisi Bangkok semalam, ketika petugas berupaya menjatuhkan tuduhan pidana lebih lanjut pada mereka.

Pengadilan pada Jumat memerintahkan pembebasan Panupong "Mike" Jadnok, Panusaya "Rung" Sithijirawattanakul serta Parit "Penguin" Chiwarak, yang ditahan sejak pertengahan Oktober atas tuduhan penghasutan. Akan tetapi polisi berupaya menginterogasi mereka sekalipun surat perintah penangkapan belum selesai.

Selama beberapa bulan terakhir, hampir setiap hari terjadi aksi unjuk rasa yang menuntut reformasi monarki negara tersebut dan pengunduran diri Perdana Menteri Prayut Chan-O-Cha, mantan panglima militer yang melakukan kudeta 2014.

Aksi protes yang dipimpin oleh mahasiswa itu juga menyerukan penulisan ulang konstitusi yang dibuat oleh militer serta mendesak agar dugaan penganiayaan pemerintah terhadap lawan politik dihentikan.

Panupong tampaknya tidak sadarkan diri saat dibawa ke ambulans di depan kantor polisi pada Jumat malam.

Menurut media setempat, Panupong pingsan usai menjadi sasaran "teknik cekikan" oleh polisi berpakaian sipil.

Parit dan Panusaya diizinkan untuk berbaur dengan sekitar 300 pendukung di depan kantor polisi selama beberapa jam sampai polisi dari Ayutthaya, 80 kilometer utara Bangkok, tiba untuk memeriksa mereka pada Sabtu dini hari.

“Kurungan besi mampu memenjarakan bintang tetapi tidak untuk cahaya bintang. Dalam hati, saya masih percaya pada rakyat. Angin perubahan, angin demokrasi telah sampai di Thailand,” kata Parit di hadapan para pendukung.

Tosaporn Sererak, dokter sekaligus mantan anggota parlemen, bersama pasangan tersebut ketika mereka dibawa ke ambulans sekitar pukul 4:30 pagi.

"Usai diinterogasi, baik Rung maupun Penguin merasa lemah dan dilarikan ke rumah sakit di mana mereka diperkirakan akan dirawat selama dua-tiga hari," kata Tosaporn kepada AFP, sambil menambahkan bahwa terdapat pecahan kaca di kulit Parit akibat perkelahian di mobil polisi.

Panusaya mengalami kesakitan di bagian kaki, katanya.

Otoritas akan mengupayakan perintah pengadilan agar mereka dikembalikan ke penjara setelah dipulangkan dari rumah sakit.

Petugas mengunjungi Panupong di rumah sakit sebelum pukul 7:00 waktu setempat pada Sabtu.