Tiga petenis putra lolos seleksi persiapan SEA Games Vietnam

·Bacaan 1 menit

Achad Imam Maruf dari Papua Barat dan Tegar Abdi Satrio Wibowo dari Kalimantan Selatan serta Rifky Sukma Ramadhan dari Jawa Barat lolos seleksi persiapan SEA Games Vietnam.

Bersaing hingga hari akhir seleksi yang berlangsung pada 3-8 Januari di Stadion Tenis Gelora Bung Karno Jakarta, Imam dan Tegar mencatatkan rekor kemenangan yang sama dengan Rifky Sukma dan Kareem Abdul Hakeem dari Jawa Barat.

Rekor mereka juga sama dengan M. Gunawan Trismuwantar dari Jawa Timur yang membukukan tujuh kemenangan dan menderita dua kekalahan. Namun, Imam dan Tegar unggul dalam persentase set kemenangan, yakni 74 persen.

"Keduanya berhak lolos, Imam dan Tegar akan melengkapi skuad timnas yang telah ada, yakni Christopher Rungkat, M. Rifqi Fitriadi dan Justin Barki," kata pelatih Febi Widhiyanto dalam keterangan tertulis, Sabtu.

Tak hanya Imam dan Tegar, penghuni peringkat ketiga Rifky Sukma Ramadhan juga akan bergabung dengan tim putra Merah Putih dalam SEA Games XXXI di Vietnam 2022.

Baca juga: Tiga petenis putra berhalangan ikut seleksi SEA Games Vietnam

"Kami harus memasukkan nama akhir bulan ini sebelum memulai Pelatnas, Februari 2022," kata Febi.

Ketiga petenis mengalahkan delapan petenis putra lainnya yang mengikuti seleksi persiapan SEA Games.

Desember lalu pengurus Pusat Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (PP Pelti) mengundang 14 petenis putra untuk mengikuti seleksi, namun tiga petenis putra yakni M. Althaf Dhaifullah, Ari Fahresi dan Nathan Anthony Barki berhalangan hadir.

Seleksi SEA Games Vietnam tersebut juga akan digunakan untuk penyaringan berbagai event olahraga selanjutnya.

Tantangan pertama tahun ini adalah laga babak play off Grup II Piala Davis saat menjamu Venezuela pada 4-5 Maret 2022.

Baca juga: Pelatih timnas sebut Indonesia punya dua perenang muda potensial

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel