Tiga petinju Bali lolos ke final PON XX

·Bacaan 2 menit

Tiga petinju Bali lolos ke final, yakni Kornelis Kwangu Langu, Julio Brian dan Cakti Dwi Putra pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua.

Pelatih tinju Bali Yulianus Leo Bunga didampingi manajer tim tinju PON Bali Budi Arsawan di Kota Jayapura, Senin, mengatakan pada babak semifinal Kornelis Kwangu Langu mengalahkan petinju Robi Rianto asal Riau kelas layang (49 kg), Julio Bria menundukkan Simon Makerawe (Jawa Barat) kelas bantam (56 kg), dan Cakti Dwi Putra mengalahkan Josua Manullang (Papua) kelas menengah (69-75 kg)

Leo Bunga mengatakan pada babak final Kornelis Kwangu akan berhadapan dengan Mario Kali (NTT),, Julio Bria akan meladeni Yulius Frando Lumoly (Maluku) dan Cakti Dwi Putra akan bertarung dengan Maikhel Roberrd Muskita atlet tinju Jawa Barat.

Baca juga: Petinju Bali Kornelis lolos ke final kelas 49kg

Julio Bria mengaku selama menggeluti dunia tinju, dirinya belum pernah bertarung melawan Yulius Frando. Tapi Julio telah mengamati gaya bertarung Yulius Frando dengan tangan kidal.

"Yulius tampil agresif dan sering melancarkan pukulan bertubi-tubi, namun saya siap mengantisipasinya dengan memblokade pukulannya," ujar Julio.

Leo Bunga mengatakan tiga petinju yang akan bertarung di final optimistis akan meraih medali emas, Karena petinjunya sudah siap menghadapi lawan.

"Saya optimistis Kornelis Julio Bria dan Cakti Dwi Putra akan mampu mengatasi lawan-lawannya, di partai pemuncak tersebut," ujarnya.

Manager Tim Tinju PON Bali Budi Arsawan menambahkan untuk sementara, Bali meraih dua medali perunggu melalui petinju Jekri Riwu di kelas welter ringan (64 kg), usai dikalahkan Farrand Papendang (Sulut), di babak semifinal, termasuk Yulius Babu Eha, di kelas ringan (60 kg) di babak semifinal dikalahkan Matius Mandiangan (DKI Jakarta).

Baca juga: Petinju Jabar tumbangkan juara bertahan kelas ringan putra

"Kami optimis tiga petinju yang lolos ke final akan meraih medali emas. Kami berharap pada petinju kami tak gentar hadapi lawan. Semoga petinju kami mampu menambah medali emas untuk kontingen Pulau Dewata," ucapnya.

Sementara untuk perburuan medali emas bagi kontingen Bali masih terbuka lebar, utamanya dari cabang olahraga tarung derajat. Terbukti, lima petarung derajat lolos ke final, yakni Made Ardi Arimbawa (64,1-67 kg), Rudi Nurudin (55,1-58 kg), Gede Dicky Handika Putra (58,1-61 kg), Andre Surya (75,1-80 kg), serta Ni Made Yogi Astrini (58,1-62 kg).

Baca juga: Duel final tinju kelas bantam putra pertemukan dua Yulius

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel