Tiga Turnamen Internasional Digelar di Bali, Skuat Indonesia Siap-siap Bertemu Kento Momota dan Viktor Axelsen

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta- Tiga turnamen bulu tangkis berskala internasional, yakni Daihatsu Indonesia Masters 2021, Siminvest Indonesia Open 2021, dan HSBC BWF World Tour Finals 2021 kabarnya akan dihelat di Pulau Dewata Bali.

Rangkaian turnamen bertajuk Indonesia Badminton Festival 2021 ini dijadwalkan berlangsung mulai 16 November hingga 5 Desember 2021. Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna dan Gubernur Bali Wayan Koster mengonfirmasi hal ini melalui jumpa pers virtual pada Jumat (29/10/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Agung juga menyebutkan bahwa skuat Tanah Air nantinya bakal berhadapan dengan sejumlah pebulu tangkis terbaik dunia, mulai dari Kento Momota, Viktor Axelsen, hingga Wang Chi-lin.

“Kita akan menyelenggarakan festival olahraga, turnamen olahraga (badminton) kelas dunia di Bali. Adapun, turnamen bulu tangkis internasional yang kita gelar di-bundling dengan paket Indonesia Badminton Festival 2021 dan terdiri dari tiga kegiatan,” tutur Agung.

“(Pebulu tangkis) yang telah di-confirm hadir adalah Viktor Axelsen, peraih emas Olimpiade bulu tangkis tunggal putra, Kento Momota pemegang rangking satu dunia, Lee Zii Jia juara All England, Akane Yamaguchi, Pusarla Sindhu, Yuta Watanabe, Wang Chi-lin dan Saina Nehwal,” ujarnya.

Pesta Bulu Tangkis Terbesar

Para pemain Indonesia melakukan selebrasi usai memenangkan final Piala Thomas beregu putra melawan China, di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia kembali merebut Piala Thomas setelah terakhir meraihnya pada 2002 lalu. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)
Para pemain Indonesia melakukan selebrasi usai memenangkan final Piala Thomas beregu putra melawan China, di Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021). Indonesia kembali merebut Piala Thomas setelah terakhir meraihnya pada 2002 lalu. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Menurut Agung, Indonesia Badminton Festival 2021 merupakan pesta bulu tangkis terbesar yang dihelat di Tanah Air selama 25 tahun terakhir. Adapun, Indonesia terakhir kali menghelat turnamen badminton berskala internasional pada tahun 1996 silam.

“Jadi, kalau (Piala) Thomas itu 19 tahun kemudian kembali ke Indonesia, maka penyelenggaraan event besar ini, setelah 25 tahun, juga kita lakukan di Indonesia,” tutur Agung ketika menjelaskan soal arti penting Indonesia Badminton Festival 2021.

Agung juga memparkan, penyelenggaraan tiga event badminton di Bali akan membuktikan kapabilitas Indonesia, yang tak hanya mampu membina atlet-atlet kelas dunia, tetapi juga menyelenggarakan kejuaraan internasional.

Tanpa Penonton

Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie saat bertanding melawan Anders Antonsen (Denmark) pada semifinal final Piala Thomas atau Thomas Cup 2021 di Aarhus, Denmark, 16 Oktober 2021. Jonatan Christie menang 25-23, 15-21, 21-16. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)
Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie saat bertanding melawan Anders Antonsen (Denmark) pada semifinal final Piala Thomas atau Thomas Cup 2021 di Aarhus, Denmark, 16 Oktober 2021. Jonatan Christie menang 25-23, 15-21, 21-16. (Claus Fisker/Ritzau Scanpix via AP)

Meski demikian, Ketua Umum PBSI menegaskan bahwa Indonesia Badminton Festival 2021 akan digelar tanpa penonton. Di samping itu, protokol kesehatan ketat juga akan diterapkan demi menghindari penularan COVID-19 sepanjang turnamen.

Adapun, penyelenggaraan kejuaraan ini akan mengambil tempat di The Westin Resort Nusa Dua. Lokasi tersebut dipilih berdasarkan pertimbangan tingkat vaksinasi di Nusa Dua yang telah mencapai 100 persen.

“Kita ingin kegiatan ini sukses dilaksanakan dengan tetao menjaga protokol kesehatan. Kemudian, (turnamen) ini juga (dilaksanakan) tanpa penonton,” tutur Agung dala, konferensi pers virtual pada Jumat (29/10/2021) siang.

Cukup Istirahat

Di sisi lain, stamina atlet juga sempat menjadi sorotan sejumlah media dan penggemar bulu tangkis Tanah Air. Pasalnya, kejuaraan beruntun mulai dari Sudirman Cup, Thomas & Uber Cup, hingga Denmark Open dan French Open disinyalir menyebabkan sejumlah atlet kelelahan.

Dua pemain tunggal putra andalan Indonesia: Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie, juga memutuskan mundur dari Denmark Open 2021 cedera yang dialami. Terkait hal ini, Agung mengungkapkan bahwa pebulu tangkis Indonesia akan memiliki cukup waktu untuk recovery sebelum kembali berlaga di Indonesia Badminton Festival.

“Waktu istirahat cukup, sudah diperhitungkan sedemikian rupa. Mereka yang diturunkan di beberapa pertandingan internasional, itu adalah pemain-pemain pelapis,” pungkasnya.

Penulis: Melinda Indrasari

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel