tiket.com luncurkan buku saku digital "tiket Guide"

Agen perjalanan daring (OTA) tiket.com meluncurkan “tiket Guide”, sebuah buku saku digital sebagai panduan perjalanan wisata dalam rangka menyambut animo tinggi wisatawan Indonesia untuk menjelajahi berbagai destinasi.

Pada edisi perdana kali ini, buku saku itu mengupas segala informasi seputar perjalanan ke tiga negara tetangga antara lain Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com Gaery Undarsa mengatakan pihaknya dapat memahami bahwa para wisatawan sudah lama ingin kembali berangkat ke negara tetangga, namun masih merasa kewalahan (overwhelmed​)​​​​​​ dengan berbagai pembaruan regulasi dan aturan di negara destinasi yang hendak dikunjungi. Oleh sebab itu, pihaknya menerbitkan buku saku tersebut.

Baca juga: Ini delapan rekomendasi wisata alam terbaik di Taiwan

“tiket.com ingin menjadikan momen berwisata senyaman mungkin dengan memastikan bahwa wisatawan Indonesia memiliki satu sumber informasi yang dapat diakses dengan mudah, sehingga setiap perjalanan dapat dinikmati dengan sempurna,” kata Gaery melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Senin.

Menurut perusahaan, “tiket Guide” merupakan manifestasi peran tiket.com sebagai agen perjalanan daring dengan fokus pelanggan-sentris (customer-centric) untuk memudahkan persiapan wisatawan dengan berbagai informasi bermanfaat.

Dalam buku saku itu memuat informasi mulai dari syarat penerbangan, pro-tips liburan, do’s and don'ts yang berisikan norma sosial di negara tersebut, rekomendasi kuliner, destinasi wisata, hingga berbagai akomodasi.

“tiket Guide” dikemas secara kolaboratif bersama seorang pemengaruh di bidang perjalanan (travel influencer) Pandhu Waskitha, pemilik akun Instagram @backpackertampan. Buku saku ini dapat diakses melalui aplikasi dan laman blog tiket.com di go.tiket.com/tiket-Guide.

“Dengan adanya tiket Guide ini semoga dapat menambah inspirasi serta minat masyarakat untuk mulai pelesir ke luar negeri terutama di destinasi terdekat yaitu negara tetangga kita,” pungkas Gaery.

Baca juga: Kemenparekraf promosi pariwisata dalam "business gathering" di Korsel

Baca juga: Agoda: Destinasi Asia Tenggara jadi favorit untuk liburan musim panas

Baca juga: Tujuh etika saat jalan-jalan ke tempat baru

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel