Tiket Kereta Gratis bagi Guru dan Tenaga Medis, Berikut Syarat dan Ketentuannya

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jember - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember akan menggratiskan tiket kereta para guru dan tenaga kesehatan untuk naik KA dalam rangka menyambut Hari Pahlawan 10 November 2020.

"Program gratis naik kereta itu dihadirkan untuk menghormati dan menghargai guru dan tenaga kesehatan yang merupakan para pahlawan tanpa tanda jasa," kata Vice President KAI Daop 9 Agus Barkah Nugraha di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Sabtu, 7 November 2020.

Menurutnya, KAI Daop 9 Jember membagikan voucher tiket KA jarak jauh secara cuma-cuma kepada guru dan tenaga kesehatan dalam rangka menyambut Hari Pahlawan.

"Tersedia 334 voucher tiket KA yang terdiri dari 100 KA kelas eksekutif dan 234 KA kelas ekonomi yang bisa digunakan untuk periode keberangkatan 8 November hingga 30 November 2020," tuturnya, dilansir dari Antara.

Guru adalah sosok utama di garda terdepan pendidikan nasional, mengingat pendidikan adalah wadah pondasi yang sangat penting pencetak generasi bangsa, Sedangkan para tenaga kesehatan merupakan para pahlawan kemanusiaan pada masa pandemi COVID-19 saat ini.

"Mereka yang berada di garis terdepan tidak hanya mengorbankan waktu, pikiran, dan tenaga, tetapi juga rela mengorbankan risiko kesehatannya demi keselamatan orang lain," katanya di Jember.

Ia menjelaskan penumpang yang berhak mendapatkan voucher gratis kereta tersebut adalah guru TK hingga SMA atau sederajat dan tenaga kesehatan.

Syarat Mendapat Tiket Gratis

Logo baru PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI (dok: KAI)
Logo baru PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI (dok: KAI)

Program itu tidak berlaku untuk dokter, petugas administratif, dan tata usaha. Syarat untuk mendapat voucher bagi guru adalah menyerahkan fotokopi identitas sebagai guru berupa kartu/surat keterangan, sedangkan untuk tenaga kesehatan, menyerahkan fotokopi surat izin praktik (SIP) yang masih berlaku.

"Terdapat dua kereta kelas eksekutif yaitu KA Ranggajati dan KA Wijayakusuma, serta satu kereta kelas ekonomi yakni KA Wijayakusuma," ujarnya.

Tiket kereta itu dapat digunakan secara gratis ke berbagai tujuan pada periode 8 hingga 30 November 2020 dengan menukarkan voucher tersebut dan jumlah voucher yang disediakan di tiap KA per tanggal terbatas.

"Voucher dapat diambil di Customer Service di Stasiun Jember. Pengambilan voucher tidak dapat diwakilkan dan kuota pengambilan voucher perhari terbatas untuk menciptakan physical distancing," katanya.

Voucher tiket kereta eksekutif dapat diambil mulai 7 hingga 29 November 2020 untuk ditukarkan dengan tiket KA keberangkatan 8 hingga 30 November 2020.

Pengambilan Tiket

Interior KA Majapahit (Foto: Dok PT KAI Daop 8 Surabaya)
Interior KA Majapahit (Foto: Dok PT KAI Daop 8 Surabaya)

Adapun voucher tiket kereta ekonomi dapat diambil mulai 11 hingga 29 November 2020 untuk ditukarkan dengan tiket KA keberangkatan 12 hingga 30 November 2020.

"Voucher hanya berlaku untuk KA keberangkatan dari wilayah pengambilan voucher. Misalnya pengambilan voucher di Customer Service Stasiun Jember, maka voucher hanya berlaku untuk KA keberangkatan dari Stasiun Jember," katanya.

Melalui program itu, lanjut dia, KAI hanya menggratiskan tiket KA nya saja melalui voucher yang diberikan, sedangkan untuk biaya tes cepat sebesar Rp85.000 jika dilakukan di stasiun, maka menjadi tanggung jawab pengguna voucher.

Untuk informasi lebih lanjut terkait program Gratis Naik KA Bagi Guru dan Tenaga Kesehatan ini, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di (021)121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

"Terima kasih kepada para guru dan tenaga kesehatan atas pengabdian dan jasa-jasanya selama ini. Voucher gratis itu kami berikan kepada mereka sebagai kepedulian dan bukti bakti KAI untuk Indonesia," katanya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini