Tiket Kereta Lebaran Tambahan Dibuka Mulai 1 Juni  

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    Merdeka.com
    Kemendag klaim industri fesyen muslim RI paling ternama di dunia

    MERDEKA.COM. Kementerian Perdagangan mengklaim industri fesyen muslim Indonesia saat ini paling ternama di dunia. Industri sejenis di Malaysia, negara muslim terdekat, dinilai belum mampu menyaingi. …

TEMPO.CO, Jakarta - Tiket kereta tambahan sudah mulai bisa dibeli pada 1 Juni mendatang. Sedangkan KA tambahan Lebaran mulai dioperasikan pada 1 Agustus 2013. Rute-rute yang dilayani KA tambahan Lebaran antara lain dari Jakarta ke Solo, Surabaya, Malang, Bandung, Cirebon, Kutoarjo, dan dari Bandung ke Solo. "Dengan jumlah total tempat duduk 22.896 seat per hari," kata Kepala Humas KAI, Mateta Rijalulhaq, dalam konferensi pers, Kamis, 30 Mei 2013.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan 1.558 unit armada kereta untuk angkutan Lebaran tahun ini. "Terdiri dari 1.419 unit kereta dinas dan 139 kereta cadangan," kata Mateta Rijalulhaq. KAI juga menyiapkan 307 lokomotif, yang terdiri atas 266 lokomotif dinas serta 41 lokomotif cadangan.

Ia menjelaskan, KAI telah menyiapkan sarana perjalanan KA reguler dan KA tambahan Lebaran kelas komersial dan nonkomersial. Masa angkutan Lebaran ditetapkan 22 hari, pada 29 Juli-19 Agustus 2013. Jumlah penumpang diprediksi mencapai 1.779.270 orang.

Mateta menuturkan, KAI akan mengoperasikan 305 perjalanan, yang terdiri dari 265 KA reguler dan 40 KA tambahan Lebaran. "Untuk KA tambahan Lebaran terdiri dari 22 KA komersial dan 18 yang nonkomersial," ucapnya.

Tiket KA tambahan sudah mulai bisa dibeli pada 1 Juni mendatang. Sedangkan KA tambahan Lebaran mulai dioperasikan pada 1 Agustus 2013. Rute-rute yang dilayani KA tambahan Lebaran antara lain dari Jakarta ke Solo, Surabaya, Malang, Bandung, Cirebon, Kutoarjo, dan dari Bandung ke Solo. "Dengan jumlah total tempat duduk 22.896 seat per hari," kata Mateta.

Untuk prasarana, ia melanjutkan, KAI sudah menyiapkan Alat Material untuk Siaga (AMUS). Peralatan itu ditempatkan pada titik-titik rawan banjir dan longsor. Selain itu, Mateta mengatakan KAI melakukan pemeriksaan ekstra seluruh jalur KA dan perondaan di lintasan KA pada waktu rawan.

»KAI bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menjaga keselamatan di perlintasan-perlintasan sebidang,” katanya.

MARIA YUNIAR

Topik Terhangat:

Tarif Baru KRL | Kisruh Kartu Jakarta Sehat | PKS Vs KPK | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah

Berita Terpopuler:

Jadi Tersangka, Farhat Abbas Dicoret sebagai Caleg

Jokowi Berpeluang Jadi Calon Presiden dari PDIP

Dokter: 'Burung' Muhyi Tak Bisa Disambung Lagi

Bertemu Ganjar, Bibit Teringat Pesan Mega

Cara KPK Sindir Darin Mumtazah

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...