TikTokers Nigeria Dihukum Cambuk karena Hina Pejabat

Merdeka.com - Merdeka.com - Dua TikTokers di Nigeria dihukum cambuk dan diperintahkan membersihkan gedung pengadilan karena menghina pejabat dalam video TikTok mereka.

Mubarak Isa Muhammad dan Muhammad Bula divonis bersalah menghina gubernur negara bagian Kano, Abdullahi Ganduje.

Mubarak Isa Muhammad dan Muhammad Bula ditangkap pekan lalu setelah mengunggah video ke TikTok dan Facebook. Dalam video itu, mereka menuding Abdullahi Ganduje merebut lahan, korupsi, dan hanya tidur saat bekerja, dikutip dari BBC, Selasa (8/11).

Jaksa penuntut, Wada Ahmed Wada mengatakan tindakan kedua TikTokers tersebut dapat mengganggu ketenangan masyarakat.

Keduanya mengaku bersalah dan meminta keringanan hukuman. Tapi hakim memerintahkan agar keduanya dicambuk masing-masing 20 cambukan, membayar denda 10.000 naira atau sekitar Rp360 ribu, dan membersihkan gedung pengadilan selama 30 hari. Mereka juga diperintahkan meminta maaf kepada Abdullah Ganduje di media sosial.

Pengacara kedua TikTokers tersebut, Bashir Yusuf mengatakan kepada BBC, pihaknya tidak akan banding atas vonis tersebut.

Pengguna TikTok di Nigeria meningkat dalam beberapa tahun terakhir, khususnya di kalangan anak muda. Biasanya mereka melakukan parodi untuk mengomentari isu sosial dan politik.

Negara bagian Kano, daerah mayoritas Muslim di Nigeria utara, salah satu daerah yang memberlakukan hukum syariah di Nigeria. Hanya Muslim yang bisa disidang di pengadilan syariah. [pan]