Tim Aju TNI AL tiba di Dabo Singkep sukseskan Latgabma SGS 2022

Tim Aju TNI Angkatan Laut (AL) tiba di Dermaga Roro, Dabo Singkep, Kepulauan Riau, Jumat, dalam rangka menyukseskan Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2022.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma TNI Julius Widjojono, dalam siaran tertulis Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) yang diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan Tim Aju TNI AL itu tiba dengan menggunakan KRI Teluk Celukan Bawang (532) setelah melalui pelayaran selama dua hari.

"Tim Aju TNI AL, Jumat, tiba di Dermaga Roro, Dabo Singkep, Kepulauan Riau, setelah melalui pelayaran selama dua hari menggunakan KRI Teluk Celukan Bawang (532)," kata dia.

Selain membawa pasukan, KRI Teluk Celukan Bawang (532) jajaran Satuan Kapal Amfibi (Satfib) Koarmada I yang dikomandani Mayor Laut (P) Arif Priwadi Wibowo ini juga mengangkut logistik latihan dan kendaraan operasional yang dimuat dari Jakarta.

Baca juga: Super Garuda Shield 2022 ajang militer internasional saling berlatih

Pengangkutan logistik dan kendaraan operasional itu ditujukan untuk memaksimalkan pelaksanaan kegiatan latihan dengan tentara negara sahabat yang puncaknya akan berlangsung pada 4 Agustus 2022.

Selanjutnya di sela-sela kegiatan, Kasubdisprodpen Dispenal Kolonel Laut (P) Fajar Tri Rohadi menyampaikan kepada tim pendukung bahwa mereka harus bisa menyamakan persepsi serta memahami dengan benar segala tugas dan fungsinya masing-masing.

"Di setiap bagian, pastikan semua peralatan berfungsi dengan baik, demikian juga jaringan yang digelar agar Tim Diskomlekal ataupun Disinfolahtal mampu memberikan dukungan terbaik berupa akses internet sehingga proses komunikasi dan pengiriman data terlaksana dengan baik dan maksimal," kata Fajar.

Baca juga: Pangkoarmada I lepas pasukan Latgabma Super Garuda Shield 2022

Super Garuda Shield yang juga melibatkan personel militer dari Angkatan Bersenjata Amerika Serikat (AS), Australia, Jepang, dan Singapura ini merupakan latihan bersama tahunan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Komando Indo-Pasifik AS.

Latihan ini dirancang untuk memperkuat interoperabilitas (kemampuan berbagi data informasi) dan mengasah kemampuan, rasa saling percaya, serta kerja sama yang telah dibangun dari pengalaman bersama kedua belah pihak selama beberapa dekade.

Latihan bersama antara Indonesia dengan negara sahabat ini terlaksana dalam rangka meningkatkan profesionalisme, dan mempererat hubungan kerja sama. Lalu secara eksternal, Super Garuda Shield bertujuan untuk meningkatkan peran diplomasi TNI AL sesuai dengan prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono.

Baca juga: Indonesia, AS siap latihan militer bersama Super Garuda Shield 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel