Tim Angkat Besi Indonesia Bawa Pulang 6 Emas dari Kualifikasi Olimpiade 2020

Liputan6.com, Tehran - Tim angkat besi Indonesia meraih hasil memuaskan pada International Fajr Cup di Iran. Lifter Indonesia membawa pulang enam medali emas, dua perak, dan satu perunggu.

Eko Yuli Irawan, yang turun di kelas 67 kg, merebut tiga emas masing-masing di nomor snatch, clean and jerk, serta total angkatan 310 kg.

Di kelas sama, Deni mengantongi dua medali perak dari nomor clean and jerk serta total angkatan 285 kg, plus perunggu nomor snatch.

Sementara Triyatno di kelas 73 kg menyapu bersih tiga medali emas di nomor snatch, clean and jerk, serta total angkatan 306 kg.

International Fajr Cup merupakan salah satu ajang kualifikasi cabor angkat besi pada Olimpiade Tokyo 2020. Ajang ini diselenggarakan di Rasht, Iran, pada Minggu (2/2/2020).

Pelatih kepala tim angkat besi Indonesia Dirji Wiharja menyambut gembira hasil para lifter. "Performa ini harus tetap dipertahankan hingga tiket Olimpiade 2020 diraih," kata Dirja melalui pesan singkat, dilansir Antara.

Bidik 8 Besar Dunia

Eko Yuli Irawan merebut tiga emas dari Fajr Cup. (KBRI Tehran)

Lifter Indonesia harus masuk peringkat delapan besar dunia untuk tampil di Olimpiade. Fase kualifikasi berlangsung hingga April mendatang.

Setelah berkompetisi di Iran, tim angkat besi Indonesia dijadwalkan mengikuti kualifikasi Olimpiade di Uzbekistan, Kazakstan, dan Rumania.

Target Lima Lifter

Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI) menargetkan lima lifter Indonesia tampil di Olimpiade 2020. Sejauh ini baru Eko Yuli dan Windy Cantika Aisah yang memastikan berpartisipasi.

Indonesia masih punya peluang untuk meloloskan empat lifter lagi yakni Deni, Rahmat Erwin Abdullah, Nurul Akmal, dan Triatno.