Tim basket putra Banten menangkan laga terakhir, tundukkan Kalsel

·Bacaan 1 menit

Tim bola basket putra Banten memenangkan laga terakhir mereka pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dengan menundukkan Kalimantan Selatan 92-65 pada pertandingan Pool A di Mimika Sport Complex, Mimika, Rabu.

Itu menjadi satu-satunya kemenangan yang diraup Banten di PON Papua. Pada tiga laga sebelumnya, mereka selalu kalah dan hasil tersebut membuat Banten tak lolos dari penyisihan grup.

Sementara Kalimantan Selatan juga tak bisa berbuat banyak di PON Papua lantaran tidak mampu mencatatkan satu pun kemenangan di fase grup.

Baca juga: Bola basket putra Banten targetkan menangi laga terakhir di PON Papua
Baca juga: Pelatih: Tim basket Kalsel akan tampil habis-habisan hadapi Banten

Banten langsung tampil menggigit saat bersua Kalimantan Selatan dan unggul cepat 6-1 sekitar tiga menit laga berjalan. Kalsel memperkecil ketinggalan via Yanto, 8-10, tetapi mereka tetap di belakang Banten yang menutup kuarter pertama dengan skor 20-11.

Pada kuarter kedua, Banten masih mendominasi pertandingan dan sempat memimpin 17 poin, 32-15, sebelum menuntaskan kuarter itu, 40-24.

Setelah jeda, Kalimantan Selatan tak juga bisa mengganggu performa apik Banten. Banten pun menegaskan dominasi dengan terus terdepan sejak kuarter tiga yang selesai dengan 63-44 hingga ujung pertandingan di mana mereka menang 92-65.

Agassi Goantara menjadi tulang punggung Banten pada laga kontra Kalsel setelah dirinya menorehkan "double-double", 34 poin dan 16 rebound.

Sementara di kubu Kalimantan Selatan, Yanti memiliki catatan statistik terbaik dengan membuat 19 poin, empat rebound dan dua assist.

Baca juga: Jadwal bola basket PON, dua laga penentu semifinal digelar Rabu
Baca juga: Tim peraih emas PON 2012-2016 tuntaskan PON XX tanpa kemenangan
Baca juga: TIm basket putra Sulut ke semifinal setelah tundukkan Bali 86-56

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel