Tim basket putra Indonesia masih berpeluang raih perunggu

Tim putra Indonesia masih berpeluang meraih medali perunggu meski pada pertandingan ketiga mengalami kekalahan melawan Kamboja dengan skor 5-8 dalam pertandingan bola basket kursi roda ASEAN Para Games (APG) XI 2022 di GOR Sritex Arena Solo, Jawa Tengah, Minggu.

Tim putra Indonesia menelan kekalahan ketiga kalinya setelah kekalahan pertama saat melawan Thailand, kemudian kedua ketika melawan Filipina dan terakhir melawan Kamboja, tetapi I Komang Suparta dan kawan-kawan masih mempunyai peluang merebut medali perunggu.

Saat melawan Kamboja, tim Indonesia pada menit awal lebih dulu mendapat poin melalui lemparan I Komang Suparta sehingga unggul atas Kamboja 1-0. Namun, Kamboja yang menurunkan Vietcweh, Chan, dan Yamak terus menekan sehingga mampu menyamakan 1-1.

Bahkan, Indonesia justru ketinggalan cukup jauh 1-5 atas Kamboja hingga waktu sekitar lima menit. Namun, Indonesia melalui Suparta, Ayatulloh, dan Ivo Shadan dengan bermain penuh semangat mampu menyamakan poin menjadi 5-5. Namun,Indonesia hingga menit akhir kalah dalam mengumpulkan poin melawan Kamboja dengan skor 5-8.

Baca juga: Tim basket kursi roda putra Indonesia alami kekalahan kedua

Menurut pelatih bola basket kursi roda putra Indonesia Fajar Brillianto pertandingan melawan Kamboja memang tidak menentukan, tetapi timnya masih mempunyai peluang untuk merebutkan perunggu pada pertandingan Minggu sore ini.

Dalam perebutan perunggu, Indonesia akan menunggu hasil pertandingan antara Kamboja dan Filipina.

Tim Indonesia seharusnya bisa mengambil poin tetapi mereka bermain kurang tenang. Namun, secara keseluruhan permainan jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.

"Kami berharap Indonesia bisa merebut medali perunggu pada pertandingan selanjutnya dan kemungkinan kami melawan Kamboja lagi," katanya.

Fajar mengaku untuk menghadapi Kamboja, pihaknya menekankan pemainnya lebih ke arah mentalitas agar lebih baik dan juga bermain tenang sehingga tembakan ke ring bisa akurat dan menghasilkan poin.

Baca juga: Indonesia kalah 10-15 oleh Filipina dalam basket kursi roda APG 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel