Tim dayung Indonesia adaptasi dengan arena SEA Games

Tim dayung Indonesia mulai beradaptasi dengan arena pertandingan cabang olahraga rowing pada SEA Games 2021 Vietnam di Thuy Nguyen Hai Pong Aquatics Center, Hai Phong, Senin.

Tim dayung Indonesia juga sudah melalui babak penyisihan pada hari ini dan akan menjalani final pada Selasa (11/5).

Namun tim Merah Putih belum menunjukkan kekuatan maksimal pada babak penyisihan. Manajer Dayung Budiman Setiawan mengatakan mereka memang sengaja tidak tampil maksimal demi menyimpan kekuatan pada di final nanti.

“Preliminary ini kan hanya menentukan lintasan. Jadi kami sengaja menyuruh anak-anak tidak tampil all out,” katanya dalam keterangan resmi NOC Indonesia yang diterima di Jakarta, Senin.

Pada nomor quadruple sculls putri, tim Indonesia yang diperkuat Dewi Purwanti, Maslin Efrilia, Annisa Meilani Yahya, dan Putri Agni Anugrah finis di peringkat tiga dengan catatan waktu 9 menit 8 detik. Tuan rumah tampil tercepat dengan catatan waktu 7 menit 27,11 detik, disusul Filipina di urutan kedua dengan waktu 10 menit 65 detik.

Sementara itu di nomor lightweight doublesculls, Ardi Isadi dan Kakan Kusmana membuat catatan waktu 6 menit 33,96 detik di urutan tiga. Filipina terbaik dengan catatan waktu 6 menit 22,18 detik, disusul Vietnam yang membukukan 6 menit 28,01 detik.

Pada nomor double sculls putra yang dimotori Sulpianto dan Memo terbaik dengan Catatan waktu 7 menit 12,89 detik. Mereka disusul Vietnam dengan 7 menit 14,34 detik serta Thailand dengan 7 menit 25,17 detik.

Sementara itu, CdM Tim Indonesia untuk SEA Games Ferry Kono berharap atlet-atlet rowing Indonesia bisa mendapatkan aklimatisasi maksimal, sehingga mereka dapat menyumbangkan medali terbaik bagi Merah Putih.

“Semoga atlet-atlet kita di cabang olahraga rowing dapat dengan cepat mempelajari venue di sana dan beradaptasi dengan medan pertandingan. Kami yakin kalian mampu dan semoga kalian dapat tampil terbaik, terutama ketika menjalani babak final pada 11 Mei nanti,” kata Ferry.

“Dalam games seperti ini memang tim pelatih dituntut pintar mengatur strategi, sehingga lawan juga meraba-raba kekuatan kita,” kata Ferry.

Baca juga: Pedayung Indonesia mulai perjuangan bidik tujuh emas SEA Games Vietnam
Baca juga: Sembilan atlet Dayung Sultra perkuat Indonesia di SEA Games Vietnam
Baca juga: Timnas dayung langsung ke Vietnam sepulang dari Belanda

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel