Tim gabungan evakuasi tiga WNA dari perairan Aceh Jaya

Tim gabungan mengevakuasi tiga warga negara asing (WNA) yang terombang-ambing di perairan Kabupaten Aceh Jaya setelah mesin kapal layar mereka rusak dan bocor, sehingga tidak bisa melanjutkan pelayaran.

"Ketiga warga negara asing tersebut berhasil dievakuasi di perairan Pulau Raya. Kondisi ketiganya sehat, namun hanya sedikit panik," kata Ketua Satgas SAR Kabupaten Aceh Jaya Mirza Safrinadi di Aceh Jaya, Rabu.

Evakuasi tiga warga negara asing tersebut melibatkan tim Satgas SAR Aceh Jaya, personel Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Calang serta Dinas Perhubungan Bagian Navigasi.

Baca juga: Tiga WNA terombang-ambing di perairan Aceh Jaya

Mirza Safrinadi menyebutkan tiga warga negara asing tersebut terdiri seorang berkebangsaan Australia dan dua lagi dari Afrika. Dari pengakuan mereka, ketiganya sudah lama di Bali.

Mirza Safrinadi mengatakan evakuasi menggunakan kapal motor nelayan dengan menarik kapal layar warga negara asing tersebut. Proses evakuasi sempat terhambat karena cuaca buruk.

Baca juga: Imigrasi sita paspor WNA asal Kanada karena membuat video asusila

"Kapal beserta tiga warga negara asing tersebut bisa dievakuasi ke Teluk Calang. Mereka juga dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Teuku Umar di Calang, ibu kota Kabupaten Aceh Jaya untuk pengecekan kesehatan," kata Mirza Safrinadi.

Sementara itu, informasi yang diterima, setelah pemeriksaan kesehatan di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya itu, ketiga warga negara asing tersebut dibawa kembali ke kapal mereka menunggu perbaikan kapal dan selanjutnya melanjutkan pelayaran.

Baca juga: Salahi izin tinggal, dua WNA Pakistan diamankan Imigrasi Pekanbaru

Sebelumnya, tiga WNA tersebut terombang-ambing di perairan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya, setelah mesin kapal layar mereka tumpangi mengalami kerusakan mesin dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.

Kapolres Aceh Jaya AKBP Yudi Wiyono melalui Kapolsek Sampoiniet Ipda Wahyudi mengatakan kapal layar tersebut dengan nama SY Red Moon berbendera Australia.

"Kalau dilihat dari peta, kapal tersebut berada di wilayah Pulau Raya Lhok Kruet, Kabupaten Aceh Jaya. Informasinya, kapal membawa tiga WNA tersebut dari Sabang," kata Ipda Wahyudi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel