Tim Gabungan Lumajang Awasi Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Tim gabungan terdiri dari Satpol PP Lumajang dan Satpol PP Jatim terus mengawasi sejumlah objek wisata pada hari libur dan cuti bersama pada masa pandemi COVID-19. Langkah ini untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan di Lumajang.

"Kami bersama Satuan Polisi Pamong Praja Jatim melaksanakan operasi gabungan ke sejumlah objek wisata untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 selama libur Maulid Nabi Muhammad SAW dan cuti bersama," ujar Kepala Satpol PP Lumajang Matali Bilogo di Lumajang, Jawa Timur, Sabtu, (31/10/2020), seperti dikutip dari Antara.

Dia menuturkan, sasaran operasi gabungan tersebut adalah Pemandian Alam Selokambang dan Wana Wisata Siti Sundari Senduro karena kedua objek wisata itu biasanya ramai dikunjungi saat liburan.

"Dalam operasi kegiatan itu, tim gabungan memberikan imbauan dan pendisiplinan pemakaian masker untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona," ujar dia.

Ia mengatakan, penggunaan masker merupakan vaksin untuk mencegah penyebaran/penularan virus yang paling ampuh untuk mencegah diri dan keluarga dari bahaya COVID-19.

"Masyarakat yang kedapatan tidak mengenakan masker diberi peringatan agar lebih disiplin menggunakan masker, sehingga diharapkan semua warga menerapkan protokol kesehatan secara ketat selama berwisata," tutur dia.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Imbauan kepada Pengelola Objek Wisata

Sebelumnya Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Lumajang Yudi Prasetyo meminta semua pengelola objek wisata di Lumajang untuk memenuhi fasilitas layanan untuk memenuhi protokol kesehatan.

"Kami akan pantau bersama Satgas Penanganan COVID-19, apakah sudah memenuhi standar yang ditentukan dalam mematuhi protokol kesehatan dan kalau memang belum memenuhi ketentuan, ya kami tutup kembali," ujar dia.

Ia berharap para pengelola tempat wisata atau stakeholder dapat sungguh-sungguh mengawasi dan mematuhi protokol kesehatan yang ada karena pabila ditemui pelanggaran maka pihaknya akan menutup destinasi wisata tersebut.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini