Tim Gabungan masih Cari Potongan Korban Mutilasi di Mimika

Merdeka.com - Merdeka.com - Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Basarnas dan keluarga korban masih mencari potongan badan korban mutilasi di Kabupaten Mimika, Papua. Sejauh ini tiga potongan badan korban sudah ditemukan.

"Untuk tiga potongan badan korban sudah ditemukan. Sedangkan yang satu potongan badan dan potongan kaki serta kepala masih dicari," kata Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Polisi Ahmad Musthofa Kamal saat dikonfirmasi, Rabu (31/8).

Selain itu polisi juga masih memburu satu pelaku setelah ditetapkan sebagai DPO. Sedangkan enam pelaku yang merupakan anggota TNi sudah dilimpahkan ke TNI.

"Untuk satu orang masih DPO, dan enam anggota TNI sudah dilimpahkan ke Sub Den Pom Mimika," lanjutnya.

Para pelaku menghabisi keempat warga Mimika itu pada Selasa (22/8) sekitar pukul 21.50 WIT di SP 1 Distrik Mimika Baru Kabupaten Mimika.

Setelah melakukan pembunuhan, para pelaku membawa para korban ke Sungai Kampung Pigapu Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika untuk dibuang. Kondisi korban sudah dimutilasi terbungkus dalam karung.

Anggota badan korban ditaruh dalam 6 karung berbeda selanjutnya di isi batu-batu kemudian dibuang ke Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika.

"Setelah membuang para korban ke Sungai Kampung Pigapu Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, para pelaku menuju ke Jalan masuk Galian C Kali Iwaka untuk membakar mobil Toyota Calya yang di-rental oleh korban," ungkapnya.

Kemudian pada Selasa (23/8) pukul 07.30 WIT setelah mendapat laporan, anggota kepolisian langsung menuju ke jalan masuk galian C Kali Iwaka (sekitar 60 meter dari jembatan). Sesampainya di TKP ditemukan 1 (satu) unit mobil Toyota Astra Calya warna merah tanpa pelat nomor yang telah hangus terbakar dan masih mengeluarkan asap dari sisa kebakaran.

Selanjutnya pada Jumat (26/8) sekitar pukul 13.40 WIT anggota jasad korban Arnold Lokbere ditemukan di Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika. Sekitar pukul 18.55 WIT di SP 1 Mimika ditemukan 1 (satu) unit mobil Avanza hitam dengan nomor polisi N 1082 WR yang di-rental Arnold Lokbere bersama 3 korban lain.

"Pada Jumat (27/8) sekitar pukul 16.00 WIT anggota kembali menemukan salah satu korban (dalam identifikasi) di Sungai Kampung Pigapu, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika," lanjut Kamal.

Keempat korban pembunuhan yakni Arnold Lokbere, Irian Nirigi, Leman Nirigi, dan Atis Tini. Dari hasil penyelidikan diketahui salah satu korban, Leman Nirigi adalah jaringan dari simpatisan KKB Nduga pimpinan Egianus Kogoya yang aktif mencari senjata dan amunisi di Kabupaten Mimika. [cob]