Tim Goalball putra Indonesia rebut perak setelah dikalahkan Thailand

Tim Goalball putra Indonesia merebut medali perak setelah dikalahkan Thailand dengan skor 11-13 dalam pertandingan babak final ASEAN Para Games (APG) XI 2022 di GOR Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Jawa Tengah, Jumat.

Set pertama Indonesia melawan Thailand berlangsung seru dan imbang karena kedua tim saling mengejar gol untuk merebut medali emas.

Tim Indonesia yang menurunkan Satrio Choirul Usman, Muhamad Yogi Prayoga dan Andi Santoso bermain solid. Meski kemasukan terlebih dahulu pada menit awal oleh Thailand, tetapi Andi Santoso dan kawan-kawan terus melakukan serangan lemparan kuat sehingga tim Indonesia bisa menyamakan kedudukan 1-1.

Baca juga: Tim goalball putra optimistis melaju ke final APG 2022

Kedua tim bahkan terus saling mengejar untuk membuat gol ke gawang lawan. Kedudukan imbang mulai 3-3, kemudian 4-4, hingga kedudukan 6-6. Namun, lemparan Satrio Yogi Prayoga pada menit terakhir set pertama mampu menyamakan kedudukan menjadi imbang 8-8.

Tim Goalball Indonesia memasuki set kedua dengan memasukkan Arif Setiawan yang menggantikan Muhamad Prayoga untuk menambah serangan agar lemparan lebih jitu untuk menambah gol.

Namun, Tim Goalball Indonesia justru ketinggalan 8-10, tetapi Andi Santoso dan kawan-kawan mampu menyamakan kedudukan menjadi 10-10, kemudian saling menyerang hingga imbang 11-11.

Namun, Tim Goalball tuan rumah pada waktu tersisa sehingga dua menit justru kebobolan gawangnya yang dijaga trio Andi Santoso, Bahrul Sapa'at, dan Aris Setiawan sehingga kedudukan hingga menit akhir menjadi 12-13 untuk keunggulan Thailand.

Baca juga: Tim goalball Indonesia bertekad bangkit di ASEAN Para Games 2022

Thailand yang berhasil mengalahkan Tim Goalball Indonesia pada babak final berhak mendapat medali emas, tuan rumah perak, dan Malaysia mendapatkan perunggu.

Pelatih Goalball Indonesia Haris Nugroho usai pertandingan mengatakan tim Goaball Indonesia sudah bermain maksimal dan bekerja keras untuk memenangkan pertandingan, karena Thailand sebenarnya masih di atas tuan rumah.

"Tim kami sudah bermain penuh semangat dan mampu mengimbangi lawan. Kami kurang jam terbang saja. Thailand jam terbangnya lebih tinggi mereka dari Bahrain ikut turnamen sehingga mental dan lemparannya terjaga," Haris.

Sementara itu, pada pertandingan sebelumnya Tim Goalball putri Indonesia berhasil menempati tempat ketiga setelah mengalahkan Laos dengan skor 6-5. Tim putri Indonesia berhak mendapatkan perunggu. Sedangkan, emas direbut oleh putri Thailand setelah mengalahkan di final, tim Singapura 7-1.

Baca juga: Tim goalball putri Indonesia akui keunggulan Thailand

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel