Tim KSP kunjungi gudang Bulog cek ketersediaan bantuan beras

·Bacaan 2 menit

Tim Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mengunjungi gudang Bulog di Jakarta, Sumatera Barat, dan Banten untuk meninjau kesiapan pendistribusian bantuan beras selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bagi keluarga penerima manfaat sekaligus memastikan stok beras yang tersedia di tiap provinsi.

Direktur Supply Chain Perum Bulog Mokhamad Suyamto yang ikut mendampingi Tim KSP ke Gudang Bulog Kelapa Gading Jakarta, Rabu, mengatakan stok beras untuk bantuan PPKM sudah tersedia di semua gudang Bulog seluruh Indonesia.

Bulog juga sudah menunjuk dan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dan PT DNR untuk mendistribusikan bantuan beras PPKM sampai ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Kami sudah siapkan stok beras berkualitas sesuai ketentuan untuk disalurkan kepada Keluarga Penerima Manfaat, seperti di Gudang Bulog Kelapa Gading ini semua beras yang akan disalurkan untuk bantuan beras PPKM melalui mesin rice to rice sehingga kualitas berasnya dijamin 100 persen baik,” kata Suyamto.

Tim KSP yang diketuai Deputi III Panutan S. Sulendrakusuma pada kunjungannya ke Komplek Bulog Kelapa Gading mengatakan KSP terus melakukan upaya untuk mendorong percepatan distribusi bantuan beras ke masyarakat di tengah implementasi PPKM Level 4 COVID-19.

“Sejauh ini bisa dipastikan tidak ada masalah fundamental, berasnya juga saya lihat baik kualitasnya, namun kami mengharapkan Bulog dapat menjamin ketersediaan pasokan hingga penerimanya dengan baik dan cepat di tangan warga,” kata Panutan.

Di tempat terpisah, mantan Komisaris Independen PT Len Industri (Persero) yang saat ini mendapatkan penugasan sebagai Tenaga Ahli KSP untuk Kementerian BUMN Wisnu Aji Nugroho memimpin langsung Tim KSP ke Wilayah Sumatera Barat.

Wisnu Aji Nugroho mengatakan kedatangan tim KSP merupakan upaya memonitor terhadap penyaluran bantuan beras PPKM dengan meninjau langsung kondisi di lapangan. Setelah itu, tim akan melaporkannya ke Kepala Staf Kepresidenan sebagai bahan penilaian dan evaluasi dari misi negara tersebut pada rapat terbatas evaluasi PPKM oleh Presiden.

“Kami sudah mendapat penjelasan dari Bulog Sumbar mulai dari penyerapan beras yang terbaru dari petani, pemrosesan menjadi beras yang berkualitas baik, hingga penyalurannya yang bekerjasama dengan PT Pos Indonesia,” kata Wisnu.

KSP berharap bantuan beras ini dapat cepat diterima oleh masyarakat karena selain memberikan manfaat kepada keluarga penerima, program ini juga akan meningkatkan konsumsi beras yang diproduksi oleh petani lokal.

Baca juga: Dirut Bulog jamin kualitas beras PPKM, siap ganti bila beras rusak
Baca juga: Peneliti ingin peran Bulog dalam rantai pasok dievaluasi
Baca juga: Pemerintah salurkan bantuan beras PPKM tahap II, untuk 8,8 juta KPM

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel