Tim Labfor Selidiki Penyebab Kecelakaan Beruntun di Tol Pejagan

Merdeka.com - Merdeka.com - Polda Jateng menerjunkan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) untuk menyelidiki kecelakaan maut beruntun melibatkan 13 kendaraan ruas Tol Pejagan-Pemalang, Brebes. Kecelakaan itu menyebabkan satu orang meninggal dunia yakni anak Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Amir Yanto.

"Labfor kita terjunkan untuk analisa penyelidikan. Hasil penyidikan akan diberitahukan," kata Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Senin (19/9).

Dia menjelaskan kecelakaan beruntun diduga disebabkan adanya aktivitas pembakaran lahan pertanian. Asap pembakaran lahan itu menyebabkan pengemudi mobil mengalami gangguan jarak pandang.

"Jadi ada asap pembakaran mengganggu jarak pandang pengemudi hingga terjadi kecelakaan saat pengereman," ungkapnya.

Korban Luka Masih Diidentifikasi

Direktur lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Tengah (Jateng), Kombes Pol Agus Suryonugroho mengatakan, selain satu orang meninggal dunia, sejumlah orang terluka akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan 13 kendaraan bermotor itu.

"Namun, untuk luka berat maupun luka ringan lainnya, kami masih mengidentifikasi lebih lanjut," kata Agus.

Untuk diketahui, kecelakaan terjadi tepatnya di Km 253 jalur A atau arah Semarang hari Minggu 18 September sore. Sekurangnya 13 kendaraan yang terlibat dalam tabrakan itu.

Kendaraan yang terlibat antara lain Toyota Fortuner H 1236 IP, Toyota Avanza B 1674 EVM, Toyota Avanza H 8538 YP, Honda civic AG 1870 ME, Mitsubishi Expander AB 1125 UP, Kijang Innova G 9133 QC, Suzuki Ertiga B 1781 DS, Toyota Calya B 1466 UIK, truk boks B 9076 UCG, Daihatsu Xenia B 1301 BK. Kemudian juga Mitsubishi Expander H 8538 YP, Chevrolet spin D 1782 XU, dan Kijang Innova B 1674 EVM.

Seorang pengemudi, M Singgih Andika dilaporkan tewas dalam kecelakaan itu. Pemuda ini merupakan anak dari Jamintel Kejagung Amir Yanto. [yan]