Tim Panahan Indonesia optimistis raih emas di Olimpiade Tokyo

·Bacaan 2 menit

Tim Panahan Indonesia optimistis mencapai target meraih emas di Olimpiade Tokyo, kata sang manajer Ikhsan Ingratubun, kepada ANTARA, Rabu.

Keyakinan Ikhsan merujuk pada peningkatan performa dan skor atlet selama persiapan menuju pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Indonesia memiliki empat wakil di Olimpiade Tokyo. Tiga di antaranya adalah pemanah putra yakni, Riau Ega Salsabila, Arif Dwi Pangestu, dan Bagas Prasetyadi yang turun di nomor recurve perorangan, beregu putra, dan campuran.

Sedangkan sisanya adalah Diananda Choirunisa yang bakal berlomba di nomor recurve perorangan putri dan beregu campuran.

Terkait peluang emas, menurut Ikhsan ada di nomor campuran dan beregu. "Tetapi kalau saya lihat dari hasil analisis, individu juga berpotensi meraih medali," katanya.

Baca juga: Panahan Indonesia rebut tambahan tiket Olimpiade Tokyo di Paris
Baca juga: Profil Atlet Olimpiade: pemanah Riau Ega Agatha Salsabila

Mendekati pelaksanaan Olimpiade Tokyo, tim panahan Indonesia juga telah berlatih dengan melakukan berbagai penyesuaian seperti kondisi di lokasi perlombaan.

"Kira-kira sejak dua pekan lalu, atlet berlatih seperti dengan kondisi di Tokyo. Di sana, saat ini musim panas. Jadi kami sesuaikan latihan mulai pukul 10 sampai 12 siang," kata Ikhsan menambahkan.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua IV Bidang Hukum, Humas, dan Promosi PB Perpani itu penyesuaian kondisi seperti suhu, angin dan lainnya di lokasi perlombaan sangat diperlukan agar atlet terbiasa.

Cara ini juga dilakukan ketika atlet tampil di Piala Dunia Panahan 2021 di Paris, Prancis, 21-27 Juni 2021. "Ketika itu di sana musim dingin. Jadi kami berlatih pada pagi hari dan hasilnya sangat baik," kata Ikhsan menegaskan.

Selain itu, keyakinan Ikhsan meraih emas merujuk pada mental keempat atlet panahan Indonesia. "Atlet sudah sangat fokus dan memiliki tekad kuat. Mereka memiliki mental juara."

Baca juga: Kontingen Indonesia Olimpiade jalani tes swab PCR jelang ke Tokyo

Masih menurutnya, dibandingkan ketika tampil di Paris, performa atlet mengalami peningkatan. Kelipatannya mencapai 30 persen dan kondisi tersebut membuat PB Perpani yakin panahan dapat menyumbang emas di pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Rencananya tim panahan Indonesia akan bertolak ke Tokyo pada 17 Juli. Setelah menjalani karantina beberapa hari, mereka dijadwalkan mulai menjajal arena perlombaan pada 23 Juni.

"Mohon dukungan dan doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar kontingen Indonesia, khususnya panahan diberi kemudahan dan kemenangan. Sehingga target emas bisa diraih," pungkas Ikhsan.

Baca juga: Jelang Olimpiade, angkat besi dan surfing jalani karantina terpisah
Baca juga: Tim Dayung Indonesia matangkan persiapan jelang Olimpiade Tokyo
Baca juga: Peselancar Rio Waida terus lakukan persiapan jelang Olimpiade Tokyo

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel