Tim Pencari Fakta Kasus Gagal Ginjal Akut Anak Dibentuk, Ini Tugasnya

Merdeka.com - Merdeka.com - Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Rizal Edy Halim resmi membentuk tim pencari fakta atas kasus gagal ginjal akut progresif atipikal pada anak tahun 2022. Nantinya, tim gabungan ini akan mencari penyebab terjadinya gagal ginjal akut antipika pada anak serta memberikan edukasi dan perlindungan kepada masyarakat.

"Nantinya para tim pencari fakta akan mendampingi para korban baik yang masih dirawat maupun yang sudah meninggal dunia," ujar Rizal, Jakarta, Rabu (9/11).

Keputusan ini dimulai sejak tanggal ditetapkan sampai 30 November 2022. Kemudian yang akan dilakukan tim pencari fakta adalah mereka akan mencari data dari korban dan melakukan analisis data korban baik berupa korban jiwa dan material.

Setelah itu mereka melakukan pengumpulan data produk obat yang diduga menyebabkan gagal ginjal akut pada anak. "Tim Gabungan Pencari Fakta membuat data analisis dugaan penyebab gagal ginjal akut untuk korban yang berada di wilayah Indonesia baik yang masih dirawat maupun yang sudah meninggal dunia," terang dia.

Selanjutnya, jika dikira pengumpulan data dan analisis tersebut telah selesai, maka tim pencari fakta akan membuat laporan dari hasil temuan di lapangan.

Sebagai informasi, pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi VI DPR RI bersama BPKN RI Pada Hari Kamis Tanggal 3 November 2022, Komisi VI DPR RI menggunakan hak. konstitusinya dengan memberikan mandat kepada Ketua BPKN untuk membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta terhadap Kejadian luar biasa gagal ginjal akut atipikal. [azz]