Tim Pengawas Kemenag Puji Pelayanan Kesehatan di KKHI Madinah: Jemaah Merasa Dilayani

Merdeka.com - Merdeka.com - Tim Pengawas Haji dari Kementerian Agama mendatangi kantor Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) di Madinah. Tim ingin melihat sejauh mana pelayanan yang diberikan tenaga kesehatan pada jemaah haji selama berada di Madinah.

Kedatangan tim disambut Kepala KKHI Madinah, dr Enny Nuryanti, dan Kepala Seksi Kesehatan Daker Madinah, dr. Rahmad Kurniadi.

Kemudian, tim pengawas diajak melihat penanganan pasien di ruang instalasi gawat darurat. Bahkan tim juga sempat berbincang dengan pasien.

"Alhamdulillah saya melihat langsung dan melalui testimoni yang juga disampaikan dari pasien, di sini cukup menggembirakan bagi saya selaku pengawas intern Kemenag," kata Maman Saepulloh, penanggung jawab tim 1 pengawasan haji dari Inspektorat Kementerian Agama.

Dia mendengar langsung dari pasien yang mendapatkan pelayanan terbaik dari petugas. Menurutnya, apa yang dilakukan dan dipersiapkan tim kesehatan menunjukkan layanan prima seperti yang dipesankan Menteri Agama dalam pelaksanaan haji tahun ini.

"Pelayanan cukup mantap dan betul-betu meras dilayani. Alhamdulillah ini cukup bagus, saya senang sekali dengan pelayanan yang dilakukan KKHI yang langsung dipimpin oleh dokter Enny dan pak Rahmad," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Maman berpesan agar seluruh jemaah Indonesia bisa menjalankan ibadah dengan menyesuaikan kondisi tubuh. Sebab puncak haji belum dilakukan. Begitu juga untuk tim kesehatan, harus tetap segar bugar karena melayani jemaah.

"Karena puncak haji di Arafah menggunakan fisik cukup tinggi, maka kesehatan penting bagi jemaah itu sendiri," tegasnya.

Dia juga berharap pelayanan terbaik ini terus dipertahankan.

"Harus tetap semangat apalagi nanti melayani yang di Mina," kata Maman.

Pelayanan Bentuk Negara Hadir

Dalam kesempatan yang sama, dr Enny mengaku tenang dengan hasil pemantauan tim pengawasan. Menurutnya, apa yang ditunjukkan petugas kesehatan sebagai bukti negara hadir melayani jemaah

Terlebih ketika jemaah mengeluhkan sakit hingga harus dilarikan ke KKHI.

"Tadi ada jemaah bilang di sini pelayanan cepat. Dari kloter keluhan langsung ditangani di ambulans dan di sini ditangani. Jemaah merasa pelayanan prima, lebih cepat sembuh, dilayani seperti keluarga," kata Enny.

Sedangkan untuk persiapan jemaah di Mina nanti, Enny belum memiliki gambaran rinci. Terpenting, katanya, baik petugas dan jemaah harus berusaha keras menjaga kesehatan.

"Kita diminta persiapkan di Armuzna nanti, tenda-tenda lalu alat-alat medis dan obat-obatan," Enny. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel